Menata, Bukan Menaikkan Tarif

24
0
Muslim MSi Koordinator Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya

Koordinator Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSi mengatakan Peraturan Wali Kota Nomor 51 Tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Layanan Retribusi Parkir baiknya dikaji kembali. Jangan sampai, imej Pemkot seakan membebani publik secara sepihak tanpa solusi konkret dalam menyelesaikan persoalan jasa parkir.

“Kalau mau buat segan, pelayanan bagus, infrastruktur ideal. Pasti orang sungkan. Bukan membuat tarif tinggi dengan pelayanan seadanya, tidak sesimpel itu,” kata dia mengkritisi pemkot.

Menurutnya, perlu rekayasa secara serius sebagai upaya mengurangi kemacetan di pusat kota. Termasuk menertibkan lalu lalang kendaraan dan parkir di sejumlah ruas jalan utama.

“Jadi Pemkotnya juga perlu mengkaji dengan matang kalau mau melakukan suatu pengaturan supaya kendaraan lebih tertib, masyarakat juga diedukasi ditumbuhkan kesadarannya ketika kota semrawut itu semua tidak nyaman,” saran Muslim.

Di sisi lain, kata dia, peningkatan penghasilan asli daerah (PAD) mutlak harus diupayakan pemerintah, tetapi tidak mesti dengan peningkatan tarif tarif. Bisa dengan membenahi manajerial, infrastruktur dan pengelolaan jangan sampai banyak terjadi kebocoran.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.