Mencurigakan, Purnawirawan TNI Babak Belur Dihajar Warga di Cijeungjing Ciamis, Ternyata..

9285
10

CIAMIS – Asep Saefudin warga Majenang Cilacap Jawa Tengah, babak belur dihajar warga di Dusun Bojongsari Desa Dewasari Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis.

Belakangan diketahui, ternyata warga salah sasaran. Bukan Asep yang dia cari, ternyata ada orang lain yang sedang diburu warga.

Hal tersebut dibenarkan Kasubag Humas Polres Ciamis, IPTU Lena Magdalena.

Kronologisnya begini. Pengsiunan TNI itu berangkat dari Kota Tasik menuju Majenang, menggunakan Elf jurusan Kawali.

Namun berhubung Elf yang ditumpangi jurusan Kawali, maka pada hari Jumat (08/09) sekira jam 23.30, Asep turun di Alun-alun Ciamis.

Karena tak ada angkutan, Asep berjalan kaki menuju Cijeunjing. Kecapean, dia beristirahat di teras masjid NU di Dusun Bojongsari Desa Dewasari Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis.

Loading...

“Korban istirahat di mesjid tersebut. Namun, karena di wilayah tersebut situasinya sedang rawan kriminalitas. Keberadaan Asep tengah malam, membuat warga curiga,” jelas Lena Sabtu (9/5) sore.

Lena melanjutkan. Semula, warga yang mencurigai Asep, menghampiri dan mananyai identitas Asep serta memeriksa kondisinya.

Ketika memeriksa tas milik Asep, warga mendapati ada 6 unit HP dan fotocopy KTP serta KTA TNI sebelum pensiun dini.

Karena identitas dan kondisi wajah aslinya dianggap tak sesuai, kecurigaan warga makin bertambah dan menduga Asep sebagai pelaku kriminal.

Korban diamankan anggota Polsek Cijeungjing untuk dilakukan pengobatan serta dimintai keterangan serta menghubungi Satuan Koramil dan Personil Intel Kodim, untuk koordinasi kebenaran identitas korban sebagai Purnawirawan TNI.

“Hasilnya ternyata benar bahwa Korban adalah Purnawirawan TNI (Upemin). Korban mengalami luka-luka di bagian muka, yaitu hidung, mata dan kening, serta bibir,” paparnya.

Lena mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan orang yang mencurigakan, jangan gegabah hingga langsung menghakimi.

“Alangkah baiknya tanya baik-baik atau serahkan ke kepolisian. Sehingga kepolisian yang menyelidiki dan menindaknya,” tegas Lena

“Saya tekankan jangan main hakim sendiri. Jika pada akhirnya salah sasaran kasihan orang yang tidak berdosa malah jadi korban,” tuntasnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

10 KOMENTAR

  1. Innalillahi, kalau memang berita ini benar sungguh memalukan tindakan oknum masyarakat yg sangat gegabah main hakim sendiri, apalagi di bulan puasa. Semoga hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, Semua yg pernah berlaku salah sasaran wajib meminta maaf, kepada korban. Bila perlu diliput oleh media online/ cetak sebagai pelajaran bagi masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri. Saya pun karna terbawa arus berita hoak tersebut, mohon maaf telah terbersit perasaan jelek kepada korban.

  2. Subhaanalloh,,, mohon kiranya masyarakat Ciamis yang dikenal ramah untuk tidak bertindak gegabah apalagi sampai ada korban orang yang belum tentu bersalah, TABAYYUN dulu sebelum bertindak yg tidak semestinya.

  3. Jangan main hakim sendiri atuh, tanya dulu, gmn kro ologisnya orang yang dicurigai, serahkan sama yang berwajib. kalau orang tak berdosa mati gmn, mau lho semua tanggung jawab dosa semua dan menyesal selamanya..

  4. Yakin ada profokatornya…ada yg so menghakimi sehingga yg lain ikut”an..bikin babak belur lagi yg mukulinnya..asa tumaaaaannnn

  5. Sebaiknya diberi sangsi bagi para pelaku sbb: 1. Semua pelaku harus membiayai pengobatan korban 2. Meminta maaf kepada korban dan pihak keluarga korban 3. Berjanji untuk tidak melakukan main hakim sendiri….semoga korban cepat sembuh…Aamiin

  6. Sebaiknya. Tdk perlu menyalahkan masyarakat sepenuhnya.
    Karena. Saat ini dalam kondisi dan situasi yg sungguh” sangat rawan.
    Mestinya. BP Asep sbg korban, karena beliau mantan tentara.
    Tau akan kondisi dan situasi saat ini.
    Mestinya, beliau sebelum istirahat, melapor dulu pd petugas, aparat, atau masyarakat yg sedang berjaga (meronda).
    Dg cara tsb. Inn syaa alloh. Aman

  7. Masyarakat nya ga ada otak makanya pada sekolah jangn pada merantau maaf maaf aja kalau ada babak belur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.