Mendagri: Tim KTP-El Kami Dipalak Di Papua

6

Permasalahan di Papua yang menyangkut keamanan hingga administrasi penduduk terus menjadi kendala bagi pemerintah pusat dalam menjalankan programnya.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo saat ditemui di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (6/12).

“Kami sudah jemput bola di semua daerah di Papua dan Papua Barat, hanya di Papua itu kan ya ini mohon maaf saja kami juga harus bawa uang yang banyak karena setiap sekian kilo harus taruh, setiap sekian kilo ada kelompok yang nyetop untuk minta duit,” ungkap Tjahjo.

Politisi PDIP itu menyatakan hal itu dilakukan timnya saat menjalankan program sosialisasi KTP elektronik (KTP-El) di Papua.

Kemudian soal gangguan keamanan, Tjahjo mengutarakan bahwa ini terkait masalah dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Fokus kami adalah meminta kepada jajaran Pemda di Papua. Ini kan terkait dana Otsus ya. Itu dia tim KTP-El kami saja dipalak kok, setiap 3 kilo ada gerombolan datang, bayar 5 juta,” ungkapnya.

Sehingga dia meminta jajaran Forkompinda Papua untuk menyelesaikan masalah ini segera. Karena jika dibiarkan berlarut-larut akan menghambat program nasional.

“Yang prinsip, ini jangan menghambat program strategis pembangunan nasional, termasuk programnya Pak Gubernur, programnya Walikota dan Bupati,” pungkas Tjahjo. [rus]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.