Mendesak Pemekaran Desa Sukamaju

298
0
Loading...

BAREGBEG – Paguyuban Masyarakat Pemekaran (PMP) Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg mendeklarasikan pemekaran di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum pada Sabtu (8/12) malam. Tim presidium pun sudah dibentuk.

Ketua Tim Presidium Pemekaran Desa Sukamaju KH Arif Ismail Chowas menerangkan banyak warga dari Dusun Bangunsirna, Caringin, Cipaku dan Liunggunung Pasir yang ingin mekar dari desa induk Sukamaju. Sukamaju sudah layak dimekarkan karena wilayahnya sangat luas. “Empat dusun itu diambil ketika kita sepakat untuk pemekaran desa,” papar Arif saat dihubungi Radar, Minggu (9/12).

Menurut Arif, pemekaran Desa Sukamaju itu sudah usulan sejak lima tahun lalu. Tepatnya saat lahir Kecamatan Baregbeg yang dimekarkan dari Kecamatan Ciamis.

Sekarang, tim presidium pemekaran akan mendorong percepatan pemekaran Sukamaju. Dengan terbentuknya desa baru itu diharapkan akan ada pemerataan pembangunan di segala bidang. “Tentunya persoalan pemekaran ini akan kita perjuangkan ke Pemerintah Kabupaten Ciamis, provinsi dan juga pusat,” paparnya.

Sementara, kata dia, bila pemekaran ini terealisasi, nama desa yang disiapkan adalah Desa Kota Baru. Nama ini dipilih lantaran dusun-dusun yang mengusulkan pemekaran ini berada di batas kota.

Loading...

Tokoh Masyarakat Desa Sukamaju Dadang Ridwan Helmi menyatakan dengan adanya pemekaran, percepatan pembangunan bisa terwujud dengan baik. Bahkan, nantinya kawasan Desa Kota Baru akan terlewati jalan tol. Maka dari itu, pemekaran tersebut sudah layak. Apalagi bila dihitung jumlah penduduk dari empat dusun itu ada sekitar 4.000 jiwa. “Akan audiensi dengan DPRD Ciamis, baik provinsi Jawa Barat hingga pusat,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.