Bea Cukai Gelar Coffee Morning

Menekan Peredaran Rokok Ilegal

94
0
APRESIASI. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Noviandi (tengah) bersama penerima penghargaan perusahaan teladan di Saung Gunung Jati Rabu (6/3).Lisna Wati / Radar Tasikmalaya

TASIK – Pemerintah me­la­lui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasik­malaya  akan terus memberantas keberadaan rokok ilegal. Hal tersebut guna menjaga target penerimaan cukai tembakau dan melindungi masyarakat dari barang berbahaya.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Noviandi  mengatakan jumlah rokok ilegal di tahun 2018 sekitar 7 persen dari total rokok yang ada. Persentase ini turun dibanding dengan tahun 2016 sebanyak 12 persen. “Bu Menteri menargetkan di 2019 peredaran rokok ilegal bisa ditekan di angka 3 persen,” ujar Noviandi saat acara Coffee Morning di Saung Gunung Jati Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya Rabu (6/3).

Ia menyatakan, penurunan peredaran rokok ilegal ini tak terlepas dari upaya pengawasan jajaran Bea Cukai melalui program Penertiban Cukai Berisiko Tinggi (PCBT). Program PCBT masih terus digalakkan hingga saat ini.

“Melalui PCBT, Bea Cukai secara intensif dan masif melakukan penindakan rokok ilegal, operasi pasar dan kampanye anti rokok ilegal secara berkala,” terangnya.

Lanjutnya, Bea Cukai kian meningkatkan pengawasan cukai ilegal dari tahun ke tahun. Serta membuktikan kerja nyata dan sinergis dalam melindungi masyarakat dan industri cukai dalam negeri. “Pemberantasan rokok ilegal ini bagian dari fungsi pengawasan. Tujuannya untuk melindungi lingkungan masyarakat dari peredaran barang berbahaya,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini objek barang kena cukai bertambah satu item. Jika sebelumnya hanya tembakau, etil alkohol dan minuman yang mengandung etil alkohol, kini bertambah vape atau rokok elektrik.

“Kami akan awasi peredaran vape. Di Priangan Timur saat ini baru ada satu vape yang berpita cukai,” ujarnya.

Sementara itu, acara Coffee Morning Bea Cukai dihadiri pengusaha tembakau, penerima fasilitas kawasan berikat dan KITE IKM.

“Tujuannya untuk silaturahmi dan berdiskusi terkait berbagai program. Demi mewujudkan kesejahteraan bersama,” katanya. Bea Cukai juga memberikan penghargaan kepada perusahaan teladan dan patuh peraturan. “Penghargaan ini sebagai apresiasi dan motivasi,” pungkasnya. (na)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.