Mengaku Dibegal, Ternyata Dikeroyok

60
0

GARUT – Masyarakat Garut heboh. Seorang pemuda yang mengaku menjadi korban pembegalan di kawasan Jalan Patriot Kecamatan Tarogong Kidul viral di media sosial.

Tetapi setelah diselidiki Polres Garut, ternyata informasi tersebut hoaks.

“Setelah viral, Satuan Reskrim langsung melakukan pendalaman. Hasilnya ternyata informasi tersebut tidak benar,” ujar Kasubag Humas Polres Garut Ipda H Muslih Hidayat kepada wartawan Kamis (9/1).

Dari hasil pendalaman, yang mengaku korban begal yakni Syarif, warga Kecamatan Samarang. Dia ternyata bukan dibegal. Melainkan dipukuli sekelompok orang.

Aksi pengeroyokan terhadap Syarif diduga karena urusan pribadi.

“Jadi korban ini mengaku pada awalnya diajak untuk berkenalan melalui facebook dan sempat chatingan dengan akun yang mengaku bernama Firdha BF,” katanya.

Dari perkenalan tersebut, kata dia, Syarif dan Firdha sepakat bertemu. Namun, saat bertemu di wilayah Karangpawitan, bukan wanita bernama Firdha yang datang. Melainkan sekelompok pemuda.

“Korban kemudian dipukuli dengan tangan kosong dan ditendang hingga mengalami luka,” ujarnya.

Pemuda tersebut pun memposting foto muka memar di akun facebook miliknya. Dari postingan ini, kemudian di-upload kembali akun @ieugarut dengan menambah kata-kata, “Informasi ti: @michsanyf.

Korban begal wengi kamari, kajantenan namun di sekitar Pemda arah Jl. Patriot. Saurna anjeuna dibegal, dicandak hp srg disiksa seseorang dugi ka kitu”. “Dari akun ini kemudian viral di berbagai media sosial, sehingga kami menyelidikannya,” ujarnya.

Muslih mengatakan saat ini, pemuda yang mengaku dibegal itu sudah memberi klarifikasi dan membuat laporan terkait pengeroyokan tersebut.

Sementara itu. pemilik akun @ieugarut pun menghapus unggahan tersebut dan meminta maaf terkait beredarnya informasi hoaks.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.