Mengeksplor Potensi Wisata di Kota Tasik

64
0
MELUKIS. Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tasikmalaya Hj Rukmini Yusuf saat live painting di Kampung Kolecer Cisayong Selasa siang (19/1). Wahyu dewanto / Diskominfo Kota Tasikmalaya
Loading...

CISAYONG – Pegiat ekonomi kreatif (ekraf) didorong lebih peka dalam mempromosikan daerah di bidang masing-masing. Sebab, Tasikmalaya memiliki segudang destinasi dan potensi yang bisa di-eksplor supaya lebih diminati.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tasikmalaya, Hj Rukmini Yusuf, saat live painting di Kampung Kolecer Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/1).

Menurutnya, masih banyak destinasi yang belum dikenal secara luas lebih bergeliat lagi.

“Seperti di kampung ini, saya menemukan mood untuk melukis dan mengeksplornya melalui media seni rupa. Kita harap para pegiat seni maupun ekonomi kreatif bisa mengeksplor spot-spot lain yang bisa turut mendongkrak geliat wisata,” ujarnya usai melukis, Selasa (19/1).

Baca juga : IRT Pengendara Motor Tewas Diseruduk Grandmax di Manonjaya Tasik

loading...

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang memberikan dampak luas terhadap perekonomian masyarakat, tidak lantas mengurung ide dan gagasan pegiat seni dan ekraf. Sehingga bisa tetap berdaya apalagi turut berkontribusi terhadap kemajuan daerahnya melalui bidang masing-masing.

“Makanya tadi kita juga bertukar wawasan dan teknik tentang seni rupa, terhadap para pegiat mau pun perupa lokal,” katanya.

Ia berencana untuk mengeksplor spot-spot lain di Kota Tasikmalaya, supaya bisa turut dipromosikan melalui karya seninya. Di samping program pemerintah dan milenialis muda yang saat ini, gencar mengeksplor potensi di wilayah masing-masing melalui media sosial.

“Tadi juga ada informasi dari rekan-rekan Karang Taruna, kalau di Purbaratu ada kebun bambu yang sepertinya menarik untuk di-eksplor dan dikembangkan,” tutur istri Plt Wali Kota Tasikmalaya tersebut.

Putri maestro pelukis Affandi ini berpesan, supaya pegiat ekraf dan seni budayawan bisa tetap eksis meski aktivitas masyarakat terbatas karena pandemi. Sehingga roda perekonomian di sektor tersebut bisa terus bergerak dan menggerakan sektor-sektor perekonomian lain secara simultan.

“Salah satunya Kota Tasikmalaya juga kan mau memiliki Gedung Kreatif, itu kita harap bisa dimanfaatkan sebagai ruang bagi pegiat ekraf dalam mempromosikan sampai mengkomersilkan potensi ekraf yang ada di daerah,” harapnya.

Divisi Organisasi, Hukum dan Kerjasama Tasikmalaya Creative Inovation Center (TCIC) Arif Abdulrohman yang hadir dalam kegiatan live painting tersebut, mengakui bahwasannya banyak potensi daerah yang dapat didongkrak agar lebih populer dan diminati khalayak luas.

“Kami juga berharap gedung kreatif bisa segera tuntas, sebagai ruang inkubasi bagi pegiat ekraf di Tasik dan sekitarnya,” kata Arif.

Menurutnya, sosok Hj Rukmini bisa menginspirasi berbagai kalangan, terutama pegiat seni dan industri kreatif agar tetap eksis di masa pandemi. Selain kemudahan melalui pesatnya kemajuan teknologi, pandemi tidak menjadi kendala ketika suatu produk atau potensi bisa dipromosikan melalui media-media kreatif.

“Tadi ibu juga berpesan supaya rekan-rekan pegiat kreatif terus berinovasi di masa sulit ini. Kondisi seperti ini, bukan berarti kita harus menyerah terhadap keadaan tetapi mencari cara dan inovasi supaya potensi yang ada bisa tetap dikembangkan apalagi menghasilkan nilai ekonomis,” papar pemuda yang juga Sekretaris Karang Taruna Kota Tasikmalaya itu.

Pihaknya pun mewacanakan supaya Hj Rukmini bisa turut mempromosikan spot-spot yang ada di Kota Resik melalui karya lukisannya. Supaya geliat wisata atau produk ekraf daerah lebih laris lagi.

“Kita juga berencana bersama ibu, supaya turut mengeksplor potensi daerah yang bisa dipromosikan lebih populis lagi,” harap dia. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.