Mengenalkan Buku Harus Menyenangkan

80
0
MEMBACAKAN BUKU CERITA. Nana Yuliani menceritakan isi buku kepada anaknya di Bazar Buku Kompleks Olahraga Dadaha, Minggu (30/6). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Orang tua dan guru bisa mengenalkan buku kepada anak sejak dini. Pengenalan buku kepada anak harus menyenangkan. Bukan dipaksakan. Contohnya dengan mendongengkan isi buku.

“Pola asuh orang tua atau guru jangan sampai dipaksa dalam mengajarkan kegemarannya kepada buku. Tetapi, dikenalkan permainan huruf sambil bermain dan gemar membawa ke toko buku,” ujar Sekretaris Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Tasikmalaya Nida Himaturrifa MPd Senin (1/7) di Kota Tasikmalaya.

Menceritakan isi buku kepada anak juga bisa dengan cara bermain. Itu, kata dia, akan merangsang perkembangan anak untuk membaca. “Membelikan mainan juga harus mengetahui fungsinya,” ujarnya.

Hendro (40), asal Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya mengaku mengenalkan buku kepada anaknya sejak dini. Terutama saat anaknya pra sekolah. Dia membantu menyiapkan anak untuk memasuki sekolah.

“Orang tua sudah sepantasnya menerapkan pendidikan tersebut (mengenalkan buku, Red) dengan sedini mungkin. Biar suka membaca sejak kecil,” kata dia menjelaskan. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.