Mengerikan, Kondisi Anak yang Kena Ledakan Granat di Cibungbulang, Tangan Putus, Kepala Hancur

54

Bocah SD di Desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, meninggal terkena serpihan ledakan granat, Kamis (14/2) pukul 14:00 WIB. Tangan dan kepalanya hancur.

Korban meninggal bernama M. Ibnu Mubarok, warga Kampung Wangun Jaya RT 02/06 Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Bocah SD berusia 11 tahun itu meninggal akibat luka parah yang dideritanya di bagian kepala dan tangan. Korban telah dimakamkan di TPU dekat rumah korban pada Kamis sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Selain Ibnu Mubarok, dua rekannya Doni (11) dan Sahrul (11) juga menjadi korban. Beruntung, nyawa Doni dan Sahrul masih terselamatkan. Kedua bocah ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Baca : Ini Kronologi Ledakan Cibungbulang yang Merenggut 1 Nyawa, Benda Mirip Granat Dimainkan Anak-anakCibungbulang yang Merenggut 1 Nyawa, Benda Mirip Granat Dimainkan Anak-anak

Terkini, Dua Anak Meninggal Korban Ledakan Granat Cibungbulang, Bupati Gratiskan Biaya yang Selamat

Kronologi kejadian bermula hari Minggu tanggal 10 Februari 2019. Saat itu, korban Ibnu Mubarok bermain di Kampung Padati Mondok RT 04/09 Desa Ciaruteun Ilir Kecamatan Cibungbulang, tepatnya di dekat lapangan tembak berjarak sekitar 300 meter.

Kemudian korban menemukan 1 buah kaleng susu yang diduga berisi granat aktif. Benda tersebut dibawa pulang ke rumah korban.

Granat aktif itu sempat disimpan oleh ibu korban di rumah. Selanjutnya pada hari Selasa 12 Februari 2019, kaleng susu yang diduga berisi granat tersebut dibuang oleh ibu korban, Siti Nurhasanah ke halaman di sekitar kebun dekat rumah korban.

Pada hari Kamis, 14 Februari 2019, korban mengambil kembali kaleng susu diduga berisi granat tersebut yang sempat dibuang oleh ibu korban. Kemudian korban bermain dengan 2 orang temannya yaitu Doni dan Sahrul.

Kaleng susu yang diduga berisi granat tersebut dipukul-pukul dengan menggunakan batu oleh korban. Tiba-tiba granat meledak dan mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian denga kondisi tangan putus dan kepala hancur.

Sementara dua teman korban yang juga berada di sekitar lokasi kejadian mengalami luka berat.

“Mereka sedang bermain ke lapangan tembak untuk mencari bambu kerisik buat mainan dan menemukan sebuah benda yang diduga granat,” kata Kaur Pemerintahan Desa Ciaruteun Ilir, Samsudin, Kamis (14/2/2019).

(nal/ral/pojokbogor)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.