Menggila, DBD di Kota Tasik 850 Kasus, 17 Meninggal, Kawalu Paling Tinggi

1564
0

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya menembus angka 850 kasus.

Berdasarkan data hingga Senin (13/07), kasus DBD tersebut sejak awal Januari 2020 dengan 17 kasus kematian. 11 Diantaranya adalah anak-anak dan balita.

Wali Kota Tasik, Budi Budiman mengatakan, hingga saat ini belum ada status kejadian luar biasa (KLB) DBD di daerahnya.

Ia menyebut, penetapan status DBD masih menunggu perkembangan kasus hingga akhir Juli 2020.

“Nanti kita lihat pertumbuhan bulan Juli. Kalau lebih (dari bulan sebelumnya), bisa KLB,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Ia menerangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik sudah memerintahkan setiap kelurahan untuk kembali menggiatkan gerakan Jumat Bersih.

Artinya, setiap Jumat masyarakat harus melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungannya.

Selain itu, tambah Budi, pemkot juga terus mempromosikan gerakan menguras, menutup, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas (3M). Termasuk pengasapan (fogging) di lingkungan masyarakat.

“Fogging kita gratiskan, masyarakat hanya tinggal minta ke kelurahan,” tambahnya yang ditemui usai menghadiri landing perdana pesawat Hercules di Lanud Wiriadinata.

Berdasarkan peta persebaran DBD di Kota Tasik, kasus tersebar di seluruh kecamatan.

Kecamatan yang paling tinggi terdampak adalah Kawalu dengan 155 kasus DBD dan 6 kematian.

Sementara di Kecamatan Indihiang tercatat 46 kasus dengan satu kasus kematian.

Bungursari 83 kasus dengan dua kematian, Cihideung 129 kasus dengan satu kematian, serta Mangkubumi 125 kasus.

Sedangkan di Kecamatan Tawang tercatat 74 kasus dengan satu kematian, Purbaratu 41 kasus dengan dua kematian.

Kecamatan Cipedes 81 kasus dengan 4 kematian, Cibereum 69 kasus, serta Tamansari 85 kasus.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.