Mentan Jamin Harga Beras Tidak Naik

4

JAKARTA – Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan, harga beras di pasaran saat ini normal Rp 8.250 per kg. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pedagang menaikan harga beras meski di tengah musim kemarau.

Namun, adanya pandangan yang terbangun selama ini jika musim kering atau musim kemarau tidak ada produksi beras karena petani tidak menanam padi, kata dia anggapan tersebut sangat tidak benar.

Pasalnya, selama ini beredar informasi simpang siur mengenai kondisi stok beras di pasar. Beberapa mengatakan sangat kurang sehingga bisa menimbulkan kenaikan harga.

“Banyak informasi yang simpang siur. Pertama, kami harus yakinkan hari ini lagi bahwa produksi di musim kering itu tetap berjalan dengan baik,” kata Amran di Pasar Kramat Jati Jakarta Jumat (14/9).

Amran me­negas­kan, meskipun musim kemarau petani tetap bisa mena­nam dan ber­pro­duksi. hal tersebut didukung dengan adanya perkem­bangan teknologi. Jika sebelum­nya, di musim kering biasanya 500 ribu hektare, saat ini menjadi 1 juta hektare, naik dua kali lipat pada saat musim kering.

“Saya ulangi, tanaman naik dua kali lipat pada musim kering, karena itu target kita,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Amran memastikan pada kemarau kali ini produksi beras tetap berlimpah dan tidak akan membuat kondisi harga di pasaran melonjak. Untuk mengatasi permasalahan tanam pada musim kering, pihaknya mengaku sudah melakukan langkah-langkah antispasi dengan bekerjasama oleh beberapa Kementerian terkait.

“Kami bersama Kementerian Desa membangun 30 ribu embung. membangun irigasi tersier, sekunder, primer bersama kementerian PUPR. Kami juga membangun sumur dangkal sumur dalam, kami mengirim pompa, sehingga hasilnya bisa tanam di musim kemarau.” Tuturnya

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan bahwa pihaknya sepakat menurunkan harga jual beras untuk pengecer sebesar Rp 8.250 per kg, dari semula Rp 8.700 per kg. Hal tersebut lantaran stok beras di gudang cukup melimpah.

Menurutnya, pembeli lebih tertarik membeli beras yang lebih murah dibanding dengan beras Bulog. Makanya, Bulog pun memutuskan untuk menurunkan harga jual beras mereka. (ds/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.