Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Menurut Pemkot Tasik Masalah Match Fee Persib Itu Urusan EO

229
0

TASIK – Pengurus Persikotas Kota Tasikmalaya mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya mengklarifikasi terkait pertandingan ujicoba antara Persib Bandung vs Priangan Selection yang menuai persoalan.

Apalagi santer informasi berkembang, bahwa Pemkot yang mengundang agar Maung Bandung tampil di kota berjuluk Kota Resik.

“Kita dapat informasi dari Bandung belum dibayarnya match fee atas penyelenggaraan ujicoba di Stadion Wiradadaha Sabtu (24/2). Dan mereka (Bandung) tahunya diundang itu oleh Pemkot,” ujar Pengurus Persikotas Asep WK kepada Radar, Rabu (28/2).

Dia menegaskan Persikotas tidak dilibatkan sama sekali dari laga ujicoba tersebut, mulai dari pra sampai pasca pertandingan. “Faktanya memang tidak ada campur tangan kita (Persikotas),” terangnya.

Atas kejadian itu, pihaknya menyesalkan Kota Tasikmalaya turut tercoreng banyaknya persoalan pasca kedatangan Persib. “Perlu ada klarifikasi bahwa Pemkot tidak mengundang tetapi itu kegiatan yang dilaksanakan EO (event organizer) sebab sekarang sudah menjadi citra buruk,” jelasnya.

Minimal, kata dia, ada upaya atau langkah preventif sehingga tidak semua acara yang diselenggarakan pihak swasta bisa berdampak terhadap Pemkot. Apalagi, yang diketahui dari pihak Persib maupun PSSI Jawa Barat, yang mengundang yakni Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman. “Selain itu, EO juga harus mempertanggungjawabkan dampak penyelenggaraan. Stadion Wiradadaha yang sudah dicopot bangkunya, harus dikembalikan seperti kondisi semula. Itu kan aset daerah,” tegasnya.

Sekretaris Askot PSSI Kota Tasikmalaya Andi Tubagus mengaku pihaknya tidak terlibat menjadi panitia di penyelenggaraan Persib vs Priangan Selection. Hanya saja berpartisipasi dalam memfasilitasi wasit dan anak gawang. “Itu pun pembayarannya baru kemarin, kita langsung tackle ke panitia penyelenggara. Lagu lama memang tiap Persib ke Tasik selalu ada cerita di akhir,” keluhnya.

Sementara itu, pihak dari Tasik yang digandeng EO, H Cece Insan Kamil mengaku belum mengetahui informasi terkait EO yang menyisakan sejumlah masalah. “Ke urang paluruh masalihna kumaha (Nanti saya kroscek dulu masalahnya bagaimana). Nuhun Informasina (terima kasih informasinya),” ungkap Cece yang juga Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya itu.

Tanggung jawab EO
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya H Undang Hendiana menjelaskan terkait match fee laga Persib Bandung vs Priangan Selection, Pemkot angkat tangan. “Pemkot Tasikmalaya maupun Disporabudpar angkat tangan terkait match fee yang belum dibayar kepada Persib Bandung. Karena pihak penyelenggaran Event Organizer (EO) hanya meminta izin saja untuk menggunakan Stadion Wiradadaha,” terangnya.

Atas insiden tersebut, Undang mengatakan segala persoalan berkaitan dampak dari laga Persib Bandung menjadi kewenangan dan tanggungjawab pihak penyelenggara. “Itu dikembalikan kepada pihak penyelenggara,” singkatnya.

Saat Radar hendak meminta keterangan langsung kepada Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman tidak berada di kantornya. Dihubungi melalui ajudan juga belum bisa memberikan komentar apapun. Sama halnya dengan Penyelenggara (EO) pertandingan Yulia (Kiyonk) saat dihubungi belum memberikan keterangan.(igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.