Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Soal Pembunuhan Guru Honorer, P2TP2A Ciamis Sesalkan Kekerasan pada Perempuan

72
0
Vera Filinda SH MH

CIAMIS – Kasus pencurian dan pembunuhan terhadap Rina Suharyati Amelia (43) membuat prihatin banyak pihak. Termasuk Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Ciamis Vera Fillinda SH MH.

Dia mengaku sangat prihatin atas wafatnya Rina. Terlebih, Rina adalah pejuang pendidikan sebagai guru SMK dan pengusaha kecil mikro dan menengah.

“Untuk itu kami imbau kepada para istri yang ditinggal suaminya dan sendirian di rumah, alangkah baiknya simpan barang berharga baik uang atau perhiasan di bank saja agar lebih aman,” ujarnya Kamis (10/10) siang ditemui di Ciamis.

Dia mengimbau perempuan yang sendiri di rumah, alangkah baiknya ditemani saudaranya saat malam hari. Karena setidaknya bila memang ada teman, mereka bisa terlindungi.

“Makanya kejahatan bisa kapan saja mengincar kaum perempuan, baik di jalan atau di rumah untuk itu perlu diwaspadai,” ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, pemerhati sosial Jamiludin Hidayat SPd MSc menjelaskan banyak faktor yang mendorong seseorang ingin memiliki harta orang lain, yaitu faktor ekonomi dan kesempatan.

Nah, soal WK, yang mencuri dan melakukan pembunuhan terhadap Rina, karena masalah ekonomi dan kesempatan. WK sehari-hari adalah pengangguran. Di saat yang sama, korban tinggal di rumah sendirian. Karena kepergok saat mencuri, WK pun panik dan melakukan pembunuhan.

“Jadi dobel perbuatannya di mata hukum dari asal mencuri dan karena kepergok jadi membunuh. Kalau segi agama jelas itu perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT dan itu harus dipertanggung jawabkan di dunia dan ahirat juga,” ujar Ketua STAI AL-Ma’arif Kabupaten Ciamis ini.

Jamiludin mengapresiasi kepada kepolisian yang menangani kasus tersebut. Menurutnya, hukuman kepada tersangka WK harus setimpal dengan perbuatannya mencuri dan melakukan pembunuhan.

“Semoga kejadian ini tidak lagi terulang di Kabupaten Ciamis, selain itu ini juga harus menjadi catatan dari peran semua pihak dalam pembinaan agama atau mental terhadap pemuda pengangguran dan pemberdayaan ekonomi bagi mereka agar terhindar niat berbuat jahat,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.