Merangsang Warga untuk Hidup Bersih

78
0
PEMICUAN. Pihak Puskesmas Panglayungan dan Pemerintah Kecamatan Cipedes serta Kelurahan Panglayungan melakukan pemicuan Open Defecation Free (ODF) di RW 15 Kelurahan Panglayungan Kamis (11/7). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

CIPEDES – Puskesmas Panglayungan bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Cipedes dan Kelurahan Panglayungan melaksanakan pemicuan Open Defecation Free (ODF) di RW 15 Kamis (11/7). Diharapkan melalui pemicuan tersebut masyarakat di sana sadar terhadap bahaya buang air besar sembarangan.

Petugas Kesehatan Keliling Puskesmas Panglayungan Widia Wati AMKL mengatakan pemicuan ODF di Kelurahan Panglayungan merupakan yang kedua kali. Lokasinya di lima titik. “Sebelumnya kami laksanakan di RW 5,” ujarnya kepada Radar, Kamis (11/7).

Pemicuan ODF untuk memotivasi masyarakat agar lebih sadar bahwa membuang air besar sembarangan itu bisa menyebabkan berbagai penyakit. Salah satunya stunting. “Termasuk perangsangan rasa jijik kepada masyarakat saat membuang air besar sembarangan,” ujar dia.

Sebetulnya, kata Widia, masyarakat di Kelurahan Panglayungan sudah mengetahui berbagai efek dan penyakit yang diakibatkan bila membuang air besar sembarangan.

“Tinggal saat ini menanamkan rasa kepada masyarakat agar betul-betul berkeinginan tidak membuang air besar sembarangan,” ujar dia.

Melalui pemicuan, paling tidak, kata dia, masyarakat yang awalnya tidak sadar membuang air besar ke sungai, tidak lagi membuang langsung ke sungai. “Menumbuhkan keinginan masyarakat lebih tinggi agar tidak membuang sampah sembarangan,” kata dia.

Widia menjelaskan bahwa hasil pantauannya di lapangan, ma­syarakat bukan tidak sadar bahwa membuang air besar sembarangan itu akan menyebabkan berbagai penyakit, melainkan mereka tidak memilikinya anggaran dan lahan untuk pembuatan septic tank. “Sebetulnya itu bisa diusahakan dengan berbagai solusi, seperti membuat satu lubang ramai-ramai, sedangkan untuk pembangunannya bisa mengajukan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perwaskim) dan lainnya,” ujarnya menjelaskan.

Widia berharap dengan adanya pemicuan, masyarakat bisa betul-betul mempunyai keinginan bebas ODF, khususnya di lima titik yang menjadi prioritas. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.