Beranda Kota Tasik Mesin Parkir Elektronik di HZ Mustofa Diuji Coba, Begini Caranya..

Mesin Parkir Elektronik di HZ Mustofa Diuji Coba, Begini Caranya..

441
0
BERBAGI
OPERASIKAN. Salah seorang petugas parkir parkir sedang mengujicoba mesin parkir di kawassan HZ Mustofa, Sabtu (14/4/2018). foto; salsabila / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Penggunaan dua buah mesin parkir elektronik di Jalan KH Z Mustofa (HZ Mustofa) Kota Tasikmalaya akhirnya diuji coba, mulai Senin (9/4) lalu hingga satu bulan ke depan.

Staf teknis mesin dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya Cucu Naryadi mengatakan, selama masa uji coba ini para juru parkir yang bertugas diarahkan untuk mencatat semua kendaraan yang terparkir.

Lalu memasukkan data tersebut ke mesin.  “Karena masih dalam tahap sosialisasi dan uji coba, jadi untuk saat ini input datanya masih melalui juru parkir. Kedepan nanti para pengguna parkir yang sudah memiliki kartu top up juga bisa langsung menggunakan mesin parkir ini sendiri,” jelasnya kepada radartasikmalaya.com.

Tahapan-tahapan penggunaan mesin parkir ini sendiri di antaranya adalah:

  1. Pengguna parkir atau bisa oleh juru parkir memilih jenis kendaraan yang akan diparkirkan
  2. Masukkan nomor polisi kendaraan
  3. Tentukan durasi parker. Nanti akan keluar nominal yang harus dibayarkan oleh pengguna parkir
  4. Membayar nominal parkir menggunakan kartu top up, atau bisa secara manual kepada juru parkir

“Untuk tarif, sekarang masih berlaku flat Rp1.000. Kedepannya nanti ada charge Rp 100 tiap jamnya,” ungkap Cucu.

Ditemui di tempat sama, salah seorang juru parkir Supriyatna, mengaku keberatan dengan adanya mesin parkir elektronik.

“Ini lebih ribet jadi harus catat dulu, trus masukan ke mesin, bolak balik kan capek. Enakan yang biasa aja yang manual,” keluhnya.

Berbeda dengan Supriyatna, Ogi Suyono mengaku bahwa dirinya merasa bangga dengan adanya mesin parkir elektronik.

“Kalau saya pribadi tidak ada masalah, bahkan merasa sangat  bangga , karena mesin ini belum pernah ada di Tasik sebelumnya. Mesin ini juga fungsinya membuat sistem parkir lebih terorganisir,” ungkap Ogy Suyono. (sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here