Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Meski Hujan Masih Turun, Warga Pamarican Ciamis Mulai Kesulitan Air Bersih

107
0
ISTIMEWA KERING. Sumur masyarakat di Blok Walini Dusun Sukamaju RT/RW 21/06 Des Sukajaya Kecamatan Pamarican mengalami kekeringan. Warga pun kesulitan air bersih.

CIAMIS – Hujan masih sering turun, namun sebagian warga Pamarican mulai kesulitan air bersih. Sumur-sumur kering. Itu terjadi sebulan ke belakang.

Neneng (45) menjadi satu dari 24 keluarga yang mengalami kesulitan air bersih. Sumur-sumur di lokasinya tinggal, Blok Walini Dusun Sukamaju RT 21/06 Des Sukajaya Kecamatan Pamarican mengalami penurunan debit air.

Baca juga : 500 Lansia Telantar di Ciamis Diberdayakan LKS-LU Galura

Bahkan sebagian mengering. “Padahal hujan suka ada walau memang tidak terlalu besar, namun di wilayah kami justru kekeringan dan kesulitan air bersih,” jelas Neneng saat dihubungi Radar, Kamis (23/7).

Bersama warga lainnya, Neneng pagi hari berjalan kaki ke sumber mata air. Lokasi 1 km dari rumah mereka dan berada di kebun karet. Jika tidak mau berjalan kaki, mereka bisa membeli air bersih.

arganya Rp 7.000 sampai Rp 10.000 untuk 30 liter atau 1 jeriken. “Jadi kesulitan air di wilayah kami bukan saja musim kering, kondisi hujan rincik-rincik juga sulit,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah turun tangan mengatasi hal itu. Caranya? Ya bisa membuat sumur bor di kampungnya. “Sehingga warga bisa mengambil (air) dari sana,” ujarnya.

Kepala Dusun Sukamanu Iwan Setiawan menjelaskan sumur-sumur warga yang kekeringan memiliki kedalaman rata-rata di 28 meter. “Namun airnya sudah tidak ada,” ujarnya kepada Radar.

Kondisi kekeringan terjadi satu bulan ke belakang. Jadi, warganya saat mau mandi, cuci pakaian dan sebagainya harus berbondong-bondong berjalan kaki satu kilometer ke sumber mata air di kebun karet.

“Bahkan upaya masyarakat sekarang sedang membikin sumur di dekat kebun karet yang agak dekat dengan pemukiman masyarakat, namun baru enam meter ternyata ada cadas dan tidak airnya. Terpaksa kami pindah lagi bikin sumur dadakan lagi jadi dua. Tetap saja tidak airnya juga,” ujarnya.

Melihat kenyataan tersebut, dia berharap pemerintah memberikan jalan keluar. Mungkin, pemerintah bisa membuatkan sumur bor. “Sehingga tidak lagi bertahun-tahun kesulitan air bersih,” bebernya.

Baca juga : Ciamis Punya 2 Pintul Tol, 4 Kecamatan 22 Desa 1 Kelurahan Terlintasi

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Behaki Efendi yang bertugas untuk bagian Ciamis selatan menjelaskan Blok Walini Dusun Sukamaju sudah lama warganya kesulitan air bersih. Baik musim kemarau atau memang hujan rintik-rintik.

Dia kerap menyalurkan air bersih ke daerah tersebut. “Musim kemarau saja sekitar 4.000 liter satu pengiriman. Kami sudah mengajukan ke Dinsos untuk menyuplai air bersih ke lokasi tersebut,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.