Messi: Copa America Penuh Praktik Kotor

17
0
Loading...

KECEWA setelah timnya gagal lolos ke final Copa America 2019, megabintang Argentina Lionel Messi mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Bomber Barcelona itu menuding, Copa America tahun ini adalah turnamen yang kotor karena sudah diatur untuk Brasil.

Tanpa sungkan, Messi menyebut perhelatan Copa America tahun ini sarat korupsi. Dia juga menuding adanya perlakuan yang tidak adil untuk Timnas Argentina. “Saya rasa mereka memberi saya kartu merah karena komentar saya sebelumnya tentang Copa America ini. Kartu kuning seharusnya cukup untuk kami berdua,” sergah Messi, seperti dilansir AP.

Argentina dan Cile sama-sama harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37. Messi dan pemain belakang Cile Gary Medel mendapat kartu merah langsung setelah keduanya terlibat ketegangan. Messi benar-benar marah dan tidak terima dengan kartu merah tersebut. La Pulga kemudian melakukan protes dengan menolak menerima medali perunggu.

“Kami tak seharusnya terlibat dalam korupsi ini. Tak ada respek untuk kami selama Copa America. Kami seharusnya bisa lebih baik, tapi mereka tak membiarkan kami ke final. Korupsi dan wasit tak membiarkan fans menikmati sepak bola. Ini merusak sepak bola,” sambungnya.

Messi sebelumnya juga telah melontarkan kritikan keras terhadap wasit saat Argentina takluk 0-2 dari Brasil di semifinal. “Tidak ada keraguan, semuanya diatur untuk Brasil,” kata Messi seperti dilansir Goal International.

Namun, tudingan Messi ini dibantah langsung oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol). Dalam keterangan resminya, Conmebol menjawab tudingan Messi itu tidak berdasar.

“Di dalam sepak bola terkadang Anda menang dan terkadang Anda kalah dan menerima hasil dari sebuah pertandingan dengan setia dan respek adalah sebuah pilar fundamental dari fair play. Sama juga dengan keputusan-keputusan wasit, mereka adalah manusia biasa dan tak akan pernah sempurna,” tulis Conmebol.

Loading...

“Tidak bisa diterima karena insiden-insiden terkait kompetisi, di mana ada 12 negara yang bersaing, semuanya dalam kondisi yang sama, ada tuduhan-tuduhan tidak berdasar yang salah dalam menggambarkan kebenaran dan menghakimi integritas Copa America,” sambungnya.(wsa/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.