Forum Keserasian Sosial (FKS) Dibentuk untuk Keharmonisan Warga

Mewaspadai Konflik Perebutan Air

11

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Forum Keserasian Sosial (FKS) dibentuk untuk membangun keharmonisan sosial dan meminimalisir konflik. Di Desa Jagabaya Kecamatan Panawangan kini telah dibentuk FKS.

Ketua Forum Keserasian Sosial (FKS) Desa Jagabaya Usep Jaya Gumilar FKS di dalamnya terdiri dari semua unsur di desanya. Ada, karang taruna, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Makanya kami membentuk FKS di mana forum ini sebagai kepanjangan tangan dari Kementerian Sosial yang melalui Dinsos Ciamis guna mencegah dini atau meminimalisir konflik di masyarakat,“ jelas Usep Kamis pagi (11/10) selesai dialog tematik FKS di aula Desa Jagabaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis.

Beberapa konflik sosial yang mungkin terjadi di masyarakat yaitu perebutan masalah air untuk mengairi pesawahan dan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Terutama saat musim kemarau ini sangat rentan sekali konflik masalah air atau tawuran antar kampung dengan masalah sepele,” ujarnya.

Setelah dibentuk FKS, diharapkannya, setiap kali ada permasalahan, cepat ditanggapi dan diselesaikan.

Pendamping Forum Keserasian Sosial (FKS) Kementerian Sosial Ade Deni menjelaskan FKS sudah dibentuk di dua desa di Kecamatan Panawangan. Pertama pada tahun 2017 telah terbentuk di Desa Mekarbuana dan 2018 di Desa Jagabaya. “Jadi secara bertahan setahun satu desa. Ke depanya juga bisa desa-desa lainnya juga menyusul,” ujarnya.

Pembentukan FKS di Kecamatan Panawangan, karena Panawangan merupakan salah satu kecamatan perbatasan dengan Kabupaten Kuningan dan Majalengka sehingga menjadi rentan terjadi konflik, seperti tawuran atau masalah perebutan air.

“Semoga dengan dibentuknya FKS ini bisa dapat melakukan pencegahan sejak dini. Hal yang dapat menimbulkan konflik bisa diredam dan diselesaikan secara kekeluargaan. Tidak sampai meluas,“ ujarnya. (isr)

loading...