Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

88.5%

3.1%

0.3%

5.9%

0%

1%

0%

MI Condong Terapkan Pembelajaran Inovatif

17
0
TALK SHOW. Kepala MI Condong H Cece Insan Kamil SAg (tengah) bersama rekan guru Novi Nuraini SPdI dan Lutfi Nizar SPdI usai Talk Show Bincang Radar di Studio Radar TV, Senin (2/12). FATKHUR RIZQI / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Menciptakan madrasah unggul dan berprestasi, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Condong Setianegara Cibeureum menerapkan pembelajaran terpadu dan inovatif. Pihaknya menargetkan prestasi di bidang akademik dan non akademik.

Kepala MI Condong H Cece Insan Kamil SAg mengatakan pihaknya selalu membuat inovasi dan terobosan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan siswa.

“Kita mempunyai terobosan untuk meningkatkan pembelajaran di madrasah dengan mengembangkan full day school, ekstrakurikuler dan pengembangan bahasa Inggris dan Arab,” katanya saat Talk Show Bincang Radar di Studio Radar TV, Senin (2/12).

Adanya integrasi, kolaborasi dan inovasi ini, semoga bisa meningkatkan prestasi anak. “Diharapkan siswa menjadi manusia yang unggul dan berkontribusi untuk pendidikan,” ujar dia.

Selain itu, dalam upaya mencetak generasi unggul, pihaknya juga meningkatkan sarana prasarana, kurikulum up date dengan melibatkan orang tua.

Wali Kelas 3 MI Condong Lutfi Nizar SPdI mengatakan, dalam upaya menunjang prestasi siswa madrasah baik akademik dan non akademik, madrasah sudah menyiapkan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat. Di antaranya marching band, tahfiz, rebana, kaligrafi dan nasyid.

“Karena basic-nya pesantren, sehingga prestasi kami banyak di bidang tahfiz dan kaligrafi. Harapannya tahun depan bisa berprestasi di bidang lainnya, khususnya di bidang akademik,” katanya.

Guru Bahasa Inggris MI Condong Novi Nuraini SPdI mengatakan saat ini pihaknya menggiatkan pembelajaran bahasa Inggris untuk siswa madrasah sebagai kebutuhan zaman.

“Membekali anak basic bahasa Inggris sehingga anak itu tidak kaget nantinya saat masuk sekolah menengah pertama (SMP),” katanya,

Ke depannya, sambung Novi, bahasa Inggris tidak hanya dipelajari di kelas tapi harus dipraktikan dalam pergaulan sehari-hari agar semakin lancar. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.