MI Persis Gandok Raih Penghargaan Adiwiyata

97
0
ISTIMEWA BANGGA. Kepala MI Persis Gandok Arip Ripandi SPdI (kiri) menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Tasikmalaya dari Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman.
Loading...

TASIK – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Persis Gandok Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Tasikmalaya saat peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-48 di Bale Kota Tasikmalaya Senin (9/12).

Kepala MI Persis Gandok Arip Ripandi SPdI mengatakan, pihaknya bangga bisa meraih predikat sekolah Adiwiyata. Dengan adanya penghargaan ini pihaknya akan konsisten menerapkan madrasah berbudaya lingkungan sehat dan bersih menuju Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ia mengatakan, madrasah berbudaya lingkungan ini sangat positif dalam rangka menanamkan pendidikan karakter bagi seluruh warga sekolah. “Terima kasih kepada pemerintah Kota Tasikmalaya yang telah memberikan penghargaan Adiwiyata kepada sekolah kami,” katanya kepada Radar, Selasa (10/12).

Lanjut Arip, MI Persis Gandok mengapresiasi program sekolah/madrasah berbudaya dan peduli lingkungan dengan bentuk penghargaan Adiwiyata 2019 dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, sehingga ia berinisiatif akan membentuk pelatihan kader lingkungan kepada masyarakat di lingkungan madrasah.

Dengan begitu, sambungnya, spirit penghargaan Adiwiyata yang dilakukan sekolah/madrasah berbudaya lingkungan ini bisa berefek pada ke tingkat masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Tahap awal, kita akan bekerja sama dengan masyarakat sekitar kompleks madrasah untuk membuat pelatihan kader peduli lingkungan. Artinya ketika kader KB ada, kader posyandu ada, dan kenapa kader lingkungan belum ada? Sehingga saya membuat itu (kader peduli lingkungan, Red),” ujar dia.

Selain itu, Arip mengusulkan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk melatih RT/RW di Kota Tasikmalaya agar mampu mengerti pentingnya berbudaya lingkungan. Jadi, kata ia, setiap kelurahan itu harus memiliki kader-kader khusus yang dilatih berbudaya lingkungan.

Loading...

“Saya meminta program Adiwiyata ini bukan sekadar program penghargaan saja namun harus mampu mengubah mindset masyarakat Kota Tasikmalaya,” katanya.

Sebelumnya, MI Persis Gandok mengikuti penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Kota Tasikmalaya pada (4-11/11). Adapun indikator penilaian tersebut mencangkup empat komponen yaitu kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif, sarana prasarana yang ramah lingkungan.

“Kami ada pembiasaan program giat simpan, pilah, olah dan kurangi sampah (SPOK), piket kebersihan dan merawat tanaman green house, tanaman obat keluarga, kurikulum berbasis lingkungan, dan lainnya,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.