MI Persis Gandok Tanamkan Kepedulian

88
0
ISTIMEWA PENYERAHAN DONASI. Kepala MI Persis Gandok Arip Ripandi SPdI (kedua dari kanan) bersama siswa MI Persis Gandok memberikan donasi untuk Palestina melalui lembaga kemanusiaan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Tasikmalaya Kamis (21/11).

TASIK – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Persis Gandok Kecamatan Bungursari mengadakan bakti sosial donasi untuk palestina dan dongeng inspiratif dalam kegiatan Ceria Bersama MI Persis Gandok, Kamis (21/11).

Kepala MI Persis Gandok Arip Ripandi SPdI mengatakan, kegiatan ceria bersama madrasah ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian siswa madrasah dengan cara ikut serta bakti sosial dan donasi untuk Palestina. Apa yang dilakukan siswa madrasah, bisa meningkatkan rasa kepekaan sosial tetap terjaga dalam membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

“Kegiatan-kegiatan ini untuk memupuk rasa empati dengan menanamkan nilai sosial mereka dalam membentuk kecerdasan sosial dan spiritual,” kata dia kepada Radar.

Dalam peningkatan kepekaan sosial, MI Persis Gandok rutin melaksanakan kegiatan itu setiap triwulan sekali sebagai tempat belajar dalam mengasah kemampuan emosional siswa dan pendidikan karakter. Manfaatnya, menumbuhkan kemampuan siswa madrasah berinteraksi sosial dengan orang di sekitarnya serta menjalin hubungan dengan kelompok masyarakat. “Alhamdulillah anak kita bisa menanamkan nilai baik dan positif dengan belajar kepekaan sosial. Hasilnya, dari kegiatan donasi untuk Palestina terkumpul 2 jutaan dan mendapatkan beras tiga karung beras yang nanti kita sampaikan ngalongok ka kolot (panti jompo, Red.) yang kita biasakan gebyarkan di setiap triwulan sekali,” ujar dia.

Ketua Panitia Kegiatan Ceria Bersama MI Persis Gandok Wildan Fauzi Nurhilmi SPdI menyebutkan kegiatan bertema “Selalu Ada Cinta untuk Bumi Nusantara dan Palestina” itu diikuti 260 siswa MI dan RA. Kegiatan tersebut dimeriahkan dongeng inspiratif dari Ka Ucon dalam panggung ekspresi serta lembaga kemanusiaan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Tasikmalaya.

Bentuk kepedulian sosial yang hendak ditanam dan ditumbuhkan kepada para santri adalah tentang berbagi, tentang empati, tentang kebersamaan. Selain itu, juga tentang perjuangan membela agama, jiwa, harta, dan negara dari saudara-saudara di Palestina.

“Para santri juga mendapat stimulus tentang saling tolong menolong, pengorbanan jiwa raga, antimalas, ceria, ciri anak saleh yang dikemas apik lewat dongeng anak-anak inspiratif sehingga mereka merasa terkesan dan bahagia dalam pembelajaran,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.