Miftahul Huda & Hamida Dukung 6 Calon Ini di Pilkada Serentak di Jabar

1694
0

KABUPATEN TASIK – Keluarga besar Pondok Pesantren (Pontren) Miftahul Huda Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menyatakan sikap terkait perhelatan Pilkada serentak 2020 di beberapa daerah di Jawa Barat.

Dimana Ponpes Miftahul Huda dan Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) mendukung 6 pasang calon pada Pilkada serentak yang akan digelar di Jawa Barat pada 9 Desember 2020.

Pernyataan dukungan itu disampaikan secara resmi di depan ribuan santri dan alumni Ponpes Miftahul Huda Manonjaya yang dihadiri Pimpinan Umum Ponpes Miftahul Huda, KH Asep Ahmad Maoshul Affandy.

“Dari 8 daerah yang menggelar Pilkada serentak di Jawa Barat, ada 6 pasang yang secara resmi didukung oleh Miftahul Huda, Hamida dan seluruh jajaran di wilayahnya masing-masing,” ujar Ketua Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida), KH Dudung Abdul Faqih usai deklarasi, Jumat (13/11).

Menurutnya, dari 8 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, ada 6 pasang calon kepala daerah dari 6 daerah resmi didukung oleh Miftahul Huda.

“Dukungan tersebut hasil musyawarah keluarga besar Ponpes Miftahul Huda dalam menyikapi perhelatan Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat,” terangnya.

Beber Dudung, hasil keputusan itu tidaklah mudah untuk membuat sebuah keputusan, tapi melalui berbagai pertimbangan dan kajian selama satu tahun.

Dimana Hamida membuat sebuah formula yang tepat agar bisa membangun sebuah tatanan dan peradaban yang sesuai dengan harapan pendiri dengan jargon “Hamida Berdaulat”.

Adapun yang dimaksud Hamida Berdaulat yakni munculnya kemandirian dari semua aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam politik.

Selanjutnya kemandirian itu diartikan profesionalisme memahami seluruh aspek kehidupan, tetapi melihat dari sudut pandang ynag rasional menurut keorganisasian.

Sementara meknaisme yang ditempuh, adalah melakukan secara terus menerus mengkaji dan mendalami satu persatu setiap kandidat baik bakal calon maupun sudah menjadi calon.

Itu secara terus menerus memperdalam hal tersebut dan menganalisa dari segala aspeknya.

“Yang menganalisa pun tim khusus yang profesional untuk menghasilkan pilihan tepat guna kepentingan keorganisasian. Setelah menganalisa dan mempertimbangkan, dari sejumlah calon tentunya ada yang terdegradasi dan sisanya diajukan kepada musyawarah dewna kyai,” bebernya.

Setelah melalui musyawarah dewan kyai, lanjut Dudung, tidak serta merta langsung ditentukan pilihannya.

Karena cukup alot pertimbangan dewan kyai hingga akhirnya menghasilkan sebuah putusan pasangan yang terpilih.

Dengan demikian, pasangan yang terpilih untuk didukung bukan hasil pilihan individual melainkan hasil putusan para dewan kyai.

Sebagai anggota Hamida, tentunya tidak pernah diajarkan untuk berani membantah, apalagi untuk melawan kepada kyai.

Maka dari hal itu tidak ada kata lain, atau tawar menawar. Sebagai anggota Hamida tetap berkhidmat terhadap Ponpes Miftahul Huda dan berdaulat terhadap Hamida.

Atas putusan itu juga, pihaknya menugaskan dan menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus Hamida pusat dan koordinator wilayah masing-masing untuk melaksanakan tindak lanjut dari hasil keputusan.

“Untuk itu apa yang sudah menjadi putusan menjadi harga mati bagi organisasi Hamida. Mudah-mudahan putusan ini menjadi kebaikan untuk semuanya,” tukasnya.

Berikut Pasangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang resmi didukung :

1. Kabupaten Pangandaran : H. Adang Hadari – H. Supratman

2. Kabupaten Tasikmalaya : H. Iwan Saputra – H. Iip Miftahul Faos

3. Kabupaten Bandung : H. Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan

4. Kabupaten Karawang : Celicia Nurrachadiana – Aep Syaepulloh

5. Kabupaten Cianjur : H. Herman Suherman – TB. Mulyana Syahrudin

6. Kabupaten Sukabumi : H. Marwan Hamami – Iyos Somantri.

(rezza rizaldi)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.