Milenial Penggerak Industri Kreatif

275
0
USAI TALK SHOW. Pemateri dan dosen UBSI Kampus Tasikmalaya foto bersama usai acara Talk Show Tokoh Milenial di UBSI Kampus Tasikmalaya Kamis (21/3). Lisna Wati / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Ekonomi kreatif menjadi kekuatan baru ekonomi Indonesia dalam menjawab tantangan globalisasi.

Hal ini diungkapkan Direktur Program Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Ardian Perdana Putra saat mengisi Talk Show Tokoh Milenial di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya Kamis (21/3).

“Peran sektor ekonomi kreatif semakin penting bagi masa depan perekonomian Indonesia,” ujar Ardian yang juga tenaga ahli anggota DPR RI.

Lanjutnya, sumber daya terbarukan untuk menciptakan ekonomi kreatif ini yakni industri kreatif. “Industri kreatif menjadi kekuatan baru ekonomi nasional seiring dengan kontribusinya yang cukup besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB),” jelasnya.

Saat ini ada 16 sub sektor ekonomi kreatif yang tengah berkembang, di antaranya fashion, kuliner, crafts (kerajinan tangan), games, aplikasi, musik, film, fotografi, kriya, desain produk, desain komunikasi visual, televisi, radio, penerbitan, seni rupa dan arsitektur.

“Era industri kreatif ini memunculkan pekerjaan-pekerjaan baru yang tidak ada di masa lalu misalnya fotografer 360 derajat, vlogger, selebgram dan lain-lain,” katanya.

Profesi di industri kreatif ini didominasi oleh generasi milenial. Pada era ini banyak lapangan pekerjaan baru. “Industri kreatif ini bisa menyerap banyak tenaga kerja,” ujarnya.

Ia memprediksi, di masa yang akan datang 25 persen lapangan pekerjaan berasal dari industri kreatif.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif HIPMI Erwin Soerjadi menambahkan, generasi milenial harus menangkap peluang emas di era industri 4.0. Terlebih bagi mahasiswa dengan background Teknologi Informasi (TI)

“Pemanfaatan teknologi digital sudah dapat dirasakan dampaknya di beberapa sub sektor industri kreatif,” katanya.

Lanjutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin dinamis untuk menciptakan banyak hal. Tak terkecuali dalam lingkup kreatif. Para desainer, komikus, content creator turut terbantu melalui beragam perangkat pendukung berteknologi tinggi.

Kepala UBSI Kampus Tasikmalaya Agung Baitul Hikmah SKom MKom mengatakan, Talk Show Tokoh Milenial ini diikuti 250 mahasiswa UBSI. Tujuannya mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi milenial yang kreatif dan inovatif.

“Era industri 4.0 ini harus di­respon cepat oleh ge­nerasi muda. Mereka bisa menciptakan peluang kerja melalui kreativitas,” katanya. Ia berharap, Talk Show ini bisa menggugah minat mahasiswa UBSI untuk membangun ekonomi kreatif. Sehingga pada akhirnya bisa menggerakkan roda per­ekonomian di daerah. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.