Mimpi Jadi Lima Negara Ekonomi Terbesar

24
0

JAKARTA – Pemerintah meyakini Indonesia akan menjadi lima negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Perekonomian Indonesia nantinya akan setara dengan negara Cina, Amerika Serikat (AS), India dan Turki.

Direktur Riset Center of Reforms on Economics (Core) Piter Abdullah meragukan Indonesia akan menjadi lima negara besar, mengingat saat ini pertumbuhan ekonomi nasional hanya mentok di level 5 persen. Di sisi lain, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin dalam mendongkrak perekonomian.

Apalagi di tengah ketidakpastian global, ditambah dengan perang dagang antara Cina dan AS yang tidak kunjung berakhir. Bahkan, ditambah lagi adanya perang dagang AS dan Eropa. Maka tahun depan, bila kebijakan Jokowi tidak tepat Indonesia terancam resesi ekonomi. “Dengan pertumbuhan yang hanya 5 persen, kita jangan mimpi menjadi lima besar. Untuk mewujudkan Indonesia menjadi lima besar ekonomi dunia, kita butuh pertumbuhan ekonomi yang lebih besar,” kata Piter kepada Fajar Indonesia Network (FIN) Minggu (1/12).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan meski situasi dunia dari segi politik maupun ekonomi semakin mengkhawatirkan, dimana pertumbuhan global mengalami perlambatan sekitar 2,6 sampai 3 persen sepanjang tahun 2019. Namun, berdasarkan laporan International Monetary Fun (IMF) menyebutkan di kawasan Asia Tenggara dan negara-negara Asia lainnya menjadi titik terang dalam perekonomian dunia.

“ASEAN terus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan global. Pada tahun 2019, 10 negara ASEAN menyumbang 10 persen dari pertumbuhan global. Ini tidak mengherankan, sebab rata-rata pertumbuhan ekonomi negara ASEAN berada di atas pertumbuhan ekonomi global,” kata Retno.

Menurut dia, pada 2018, rata-rata pertumbuhan ekonomi ASEAN 5,1 persen. Dalam kasus Indonesia, pertumbuhan ekonomi dapat dipertahankan sebesar 5 persen per tahun.

Berdasarkan beberapa laporan, dengan melihat Gross Domestic Product (GDP) pada tahun 2030 mendatang, Indonesia, Cina, Amerika Serikat, India dan Turki akan menjadi lima negara dengan ekonomi terbesar di dunia. “Ini berarti bahwa negara berkembang saat ini akan memainkan peran yang lebih besar,” ujar mantan Duta Besar RI untuk Belanda itu.

Kendati demikian, dia menegaskan apa pun peraturan baru yang akan diadopsi oleh para pemain global baru, nilai-nilai seperti demokrasi, perlindungan hak asasi manusia dan penghormatan terhadap hukum internasional harus terus ditegakkan. (din/fin)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.