Minim Data, Pemkot Susun Perda Narkotika

19
ARAHAN. Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf memberikan arahan terhadap stakeholder dalam sosialisasi P4GN di Hotel City, Selasa (12/2). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

CIHIDEUNG – Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana menyusun regulasi berkaitan narkotika. Hal itu sangat penting lantaran penyebaran barang-barang terlarang itu sudah menjadi bahaya nasional.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menjelaskan perlu adanya peran serta pemerintah dalam menyikapi peredaran narkotika, salah satunya dengan menyusun peraturan daerah (perda) terkait pencegahan, penanggulangan dan penegakan hukum berkenaan masalah narkotika. “Sampai hari ini kita belum punya regulasi tersebut. Kita akan menyusun perda tentang narkotika,” ucapnya usai membuka sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel City, Selasa (12/2).

Rancangan perda itu juga sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 serta Permendagri 21 Tahun 2013 terkait Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika. “Di samping kita juga meminta peran serta media supaya turut membantu sosiali­sasi bahaya narkotika. Narkotika itu musuh bangsa,” tuturnya.

Yusuf menjelaskan pembahasan perda tersebut nantinya berpusat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Instansi tersebut akan didorong untuk segera melakukan sosialisasi dan membahas rencana penyusunan regulasinya. “Kemudian usulkan ke legislatif supaya dibahas kembali dan kemudian disahkan,” kata dia.

Di sisi lain, pihaknya mengakui sejauh ini masih belum bisa menginventarisasi data berkenaan peredaran narkotika maupun konsumennya. “Kami tidak mau mengecilkan urusan peredaran barang haram ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada warga yang terlibat. Maka saya kira perlu disusun segera regulasinya,” ucap Yusuf. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.