Minta Penyegelan Tower Didukung

55
0

BANJAR – Kuasa hukum warga terdampak menara telekomunikasi (tower) ilegal, Hendrayana meminta pihak PLN mendukung Paraturan Daerah (Perda) Pengendalian Menara Telekomunikasi. Dia meminta penyegelan yang dilakukan Satpol PP terhadap tower ilegal didukung dengan pemutusan aliran listrik ke tower illegal tersebut.

“Ini bentuk ketidaksinkronan pemerintah. Sudah jelas tower itu melanggar perda, namun PLN tidak mau bersama-sama ikut mendukung penegakan perda,” kata Hendrayana Kamis (28/11).

Ia berencana akan mendatangani pihak PLN unit Kota Banjar untuk mendorong supaya dilakukan pemutusan aliran listrik terhadap tower ilegal.

“Penegakan Satpol PP seperti “macan ompong” kalau pihak PLN tidak mau mendukung. Apa bedanya disegel dengan tidak kalau kondisinya masih bisa befungsi,” kata dia.

Sementara Manajer Unit Layanan Terpadu PLN Kota Banjar Kelik Kurniawan tetap dengan kesimpulannya bahwa aliran listrik ke tower tidak bisa dicabut karena pembayarannya tepat waktu.

“Kita tidak berdasar izin IMB untuk pemasangan listrik tower tersebut pak. Selama mereka tidak telat membayar, kami tidak bisa memutus aliran listriknya. Kecuali ada putusan dari pengadilan terkait status perizinannya,” kata Kelik. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.