Minta Status Honorer K2 Diperjelas

3

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIGI – Guru honorer K2 yang tergabung dalam Forum Honorer Indonesia (FHI) K2 Kabupaten Pangandaran melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pangandaran Kamis (23/8). Mereka meminta statusnya diperjelas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran.

Ketua FHI K2 Kabupaten Pangandaran Slamet Septiadi mengatakan tuntutan mereka adalah ingin adanya kejelasan hukum status mereka saat ini. Selain itu, menuntut adanya peningkatan kesejahteraan. ”Jumlah honorer K2 di Pangandaran total ada 312 orang. Dari pendidikan, kesehatan dan juga SKPD,” jelasnya kepada wartawan Kamis (23/8).

Untuk honorer K2 pendidikan, terang dia, saat ini diberi insentif dari Pemkab Pangandaran sebesar Rp 300 ribu per bulan dan honorer K2 kesehatan mendapat Rp 400 ribu per bulan. ”Kalau untuk kenaikan kesejahteraan kami juga mengukur kemampuan anggaran daerah jadi tidak menginginkan nominal berapa-berapanya,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan sukwan yang baru bekerja selama dua tahun dan mereka yang bekerja 20 tahun, upah sebesar itu dirasa tidak adil. ”Tapi alhamdulilah respon dalam audiensi ini terutama dari DPRD sangat bagus dan katanya pak bupati juga akan mengundang kami untuk bertemu pekan depan,’ jelasnya.

Menurutnya, pemerintah pusat sudah menghilangkan istilah honorer K2. ”Kita ini tidak terhitung, tapi di daerah alhamdulilah kita diapresiasi,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan para honorer K2 menginginkan status yang jelas. Juga ingin ada perbedaan insentif dengan sukwan yang baru bekerja selama dua tahun.

”Prinsipnya regulasi harus ada, ketentuan dan kepastian hukum bagi mereka juga harus ada. Namun intinya jangan sampai bertentangan dengan ketentuan hukum atau peraturan perundang-undangan yang sudah ada,” jelasnya.

Jika keuangan daerah memungkinkan, lanjut dia, bisa saja peningkatan insentif dilakukan. ”Kalau itung-itungan jika sesuai UMK, totalnya mencapai Rp 40 miliar, itu bukan hanya untuk K2 saja,” jelasnya. (den)

loading...