Miris, Guru Honorer Gresik yang Diajak Berkelahi Murid, Bergaji Rp 450 Ribu per Bulan

63

SURABAYA — Nur Kalim, guru honorer SMP PGRI Wringinanom, Gresik, bergaji Rp450 ribu per bulan. Dia diajak berkelahi dan dipegang kerah bajunya oleh murid.

Nur Kalim yang masih berusia 30 tahun itu telah bekerja hampir 5 tahun lamanya di SMP PGRI Wringinanom, Gresik, Jawa Timur.

Dengan gaji yang cukup rendah untuk ukuran pendapatan saat ini, yakni Rp 450 ribu perbulan. Namun keikhlasan Nur Kasim itu dibalas perlakuan kurang terpuji dari siswanya.

Meski begitu, Nur Kalim telah memaafkan kelakuan siswanya ini. Keduanya pun berpelukan disaksikan kedua orangtua siswa tersebut.

Perdamaian keduanya dilaksanakan di kantor Polsek Wringinanom, Gresik, Jawa Timur. Nur Kalim juga ikhlas dan tak melaporkan kejadian ini ke polisi.

Menurutnya, terlepas dari sikap siswanya yang kurang terpuji, ia menganggap siswanya adalah anak didiknya sendiri.

“Saya sudah memaafkan sikap siswa saya. Meski begitu, siswa saya adalah anak didik saya sendiri. Ia juga saya anggap anak saya sendiri. Apalagi yang bersangkutan akan mengikuti ujian nasional,” kata Nur Kalim saat mediasi di Polsek Wringinanom, Minggu (10/2).

Mediasi antara kedua belah pihak ini digelar di Polsek Wringinanom. Para pihak yang datang adalah Nur Kalim dan siswa itu. Si siswa itu datang didampingi kedua orang tuanya Slamet Arianto (47) dan Anik.

Mediasi tersebut juga dihadiri pihak dari Perlindungan Perempuan Anak Jatim, pegawai Kementerian Sosial, Yayasan PGRI, dan tuan rumah Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan.

Mendengar pernyataan dari Nur Kalim, Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan memulai mediasi dengan mudah karena Nur Kalim dinilai tidak mempermasalahkan kasus tersebut secara pribadi.

“Yang bersangkutan sudah memaafkan, tapi nanti si siswa juga membuat permohonan maaf melalui video agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek Wringinanom AKP Supiyan.

Dalam video yang berdurasi 45 detik itu, tampak seorang murid memperlakukan Nur Kalim sebagai seroang guru dengan tidak hormat. Pelajar SMP yang mengenakan topi dan memakai seragam pramuka itu tampak memegang leher dan kepala Nur Kalim.

Tak hanya itu, pelajar itu juga mendorong kepala Nur Kalim. Dia juga mencengkram baju Nur Kalim beberapa kali.

Tidak saja di deretan meja-meja di antara siswa, siswa ini juga mengejar Nur Kalim ke depan kelas atau dekat meja guru.

Sebentar kemudian si pelajar bertingkah seakan-akan hendak memukul Nur Kalim sambil mengeluarkan makian. Nur Kalim pun hanya diam saja melihat tingkah laku anak didiknya tersebut.

Setelah berlaku tidak sopan terhadap Nur Kalim, pelajar itu juga merokok di dalam kelas. Sementara pelajar lain tak bertindak apa-apa.

Mereka tak berusaha mencegah temannya yang melakukan tindakan tercela itu. Mereka hanya tertawa saja melihat gurunya diperlakukan sedemikian rupa.

(ral/int/pojokjabar)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.