Misi Jaga Keperawanan

8

TURIN – Laga besar Serie A akhir pekan ini akan mempertemukan pemuncak klasemen Juventus melawan Inter Milan, Sabtu dini hari (8/12). Duel akan digelar di markas si Nyonya Tua, Stadion Juventus.

Sudah pasti, duel kali ini akan menjadi duel penuh gengsi bagi kedua tim. Juventus yang hingga saat ini belum sekalipun menelan kekalahan, bertekad untuk terus menjaga hegemoninya.

Terlebih, kemenangan 3-0 atas Fiorentina pekan lalu akan menjadi modal berharga bagi Cristiano Ronaldo dkk untuk menggasak pasukan Luciano Spalletti itu.

Di sisi lain, Inter yang berada di posisi tiga klasemen sementara juga sangat berharap bisa mempermalukan Juve di kandang. Hasil tiga poin bisa mengamankan posisi mereka dari kejaran rival sekota mereka AC Milan.

“Saya kira nanti akan menjadi pertandingan yang menarik. Kami menginginkan kemenangan jika ingin aman dari kejaran Milan,” kata bomber Inter Milan Mauro Icardi di Gazzetta Dello Sport.

Mengutip Footy Accumulators, Juventus berada di posisi yang lebih diunggulkan dibandingkan Inter. Data mencatat bahwa Nerazzurri tidak pernah menang di Torino sejak November 2012 dan sulit sukses mengalahkan rival mereka dalam tiga laga terakhir di Serie A.

Sudah pasti, Juventus akan berharap banyak dengan kecemerlangan Cristiano Ronaldo. Pemain Timnas Portugal itu diharapkan akan mampu tampil sebagai pemimpin serangan dalam pertandingan penuh gengsi kali ini.

Ronaldo saat ini dalam kondisi on fire. Tampil sebagai top skor Serie A dengan 10 gol dan lima assist, akan menjadi modal utama sang mega bintang memastikan langkah Juventus untuk meraih poin penuh.

Dengan amannya kualifikasi babak 16 besar Liga Champions, bos Massimo Allegri dipercaya dapat lebih berkonsentrasi penuh terhadap masalah klub, meski masih menyisakan dua pertandingan besar sebelum waktu jeda musim dingin tiba.

“Kami harus konsentrasi penuh menghadapi Inter Milan. Mereka adalah tim yang sangat berbahaya. Kami harus konsentrasi selama 90 menit,” kata Allegri di laman resmi klub.

Inter Milan yang harus kehilangan dua poin setelah imbang melawan Roma 2-2 pada hari Minggu (2/12). Hal ini sedikit banyak akan mempengaruhi peluang anak asuh Luciano Spalletti dalam perburuan gelar musim ini.

Spalletti sadar betapa pentingnya pertandingan ini bagi kubunya. Pelatih yang mendapat larangan tampil, dan mungkin akan menonton pertandingan dari tribun, diperkirakan tetap akan mempertahankan formasi 4-2-3-1 yang disukainya.

Mesin gol Inter Mauro Icardi yang sudah mengemas delapan gol dan menempati posisi keempat top skor Serie A, akan dipercaya memimpin serangan. Sementara gelandang Radja Nainggolan sepertinya akan disimpan untuk laga kali ini.

Spalleti diyakini juga harus berkonsentrasi penuh pada pertandingan Liga Champions, yang harus dijalani Serigala Roma, di San Siro pekan depan melawan PSV Eindhoven, Rabu (12/12).(ruf/wsa/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.