Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

4.8%

42%

14%

1.4%

26.6%

0%

10.7%

0%

Misi Piala Dunia Bak Mimpi di Siang Bolong

20
0
INGIN BERI HIBURAN. Meski dipastikan tidak akan lolos ke babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Timnas Indonesia tetap memburu kemenangan kala jumpa Malaysia hari ini (19/11). Faisal R Syam / Fin

KUALA LUMPUR – Harapan Timnas Indonesia lolos dari Kualifikasi Piala Dunia bak mimpi di siang bolong. Tak ada harapan lagi. Apalagi dengan catatan buruk di empat pertemuan sebelumnya, memupus semua kesempatan tersebut.

Malam nanti, Indonesia kembali melakoni laga tandang menghadapi Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11). Pada pertemuan pertama, Harimau Malaya-julukan Malaysia berhasil menerkam Indonesia 2-3 di Stadion Gelora Bung Karno dalam matchday pertama babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G, awal September lalu.

Tak ada target yang bisa diharapkan lagi oleh Indonesia yang kini menghuni juru kunci Grup G. Selain memperbaiki peringkat FIFA yang terancam melorot ke posisi 172.

Apalagi, kedatangan Indonesia ke Bukti Jalil tanpa nakhoda, setelah Simon Mcmenemy mengundurkan diri atas rentetan rekor buruknya melatih timnas.

Selain ditekan oleh tekanan pemain Malaysia, timnas juga diprediksi mendapat pressure dari fans tuan rumah. Dilansir dari The Strait Times, menyebutkan tiket pertandingan melawan Timnas Indonesia telah ludes terjual. Panpel mencetak 74.380 lembar untuk duel klasik dan bergengsi tersebut. Kenangan pahit supporter Malaysia belum hilang saat pertemuan pertama kedua kesebelasan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 5 September lalu. Ketika itu, sejumlah insiden terjadi. Termasuk, penyerangan suporter Timnas Indonesia kepada pendukung Malaysia

Kendati dalam posisi terpojok, Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Yeyen Tumena mengaku akan memberikan pemainan terbaiknya. Mantan bek PSM Makassar itu mengatakan banyak perubahan pemain di timnas Indonesia karena berbagai kondisi. Salah satunya pemulihan mental.

“Pemain dalam kondisi baik untuk menjalani pertandingan. Para pemain juga sudah melupakan hasil buruk yang didapat pada laga-laga sebelumnya. Sudah berubah. Mereka juga siap memberikan yang terbaik untuk laga ini,” ujarnya.

Pelatih kelahiran Padang, 43 tahun silam itu mengatakan persiapan timnas Indonesia sudah cukup untuk menghadapi Malaysia. “Kami telah melakukan banyak perbaikan agar tim bisa bangkit dari empat laga sebelumnya, yang mendapatkan hasil tidak maksimal. Laga ini bakal menjadi momentum agar kami meraih kemenangan,” ujarnya.

Meski demikian Yeyen yang bakal menjadi pemimpin dalam pertandingan tersebut menggantikan Simon McMenemy itu enggan menganggap remeh tim tuan rumah. Baginya, Malaysia merupakan tim yang bagus. Apalagi baru saja mereka mengalahkan Thailand dengan skor 2-1, beberapa hari lalu.

“Dari hasil yang kita lihat di pertandingan yang di Jakarta dan pertandingan kemarin Malaysia melawan Thailand, Malaysia bermain dengan sangat simpel, bermain dengan sangat baik. Di dua pertandingan bahkan kalau kita lihat bermain secara tim,” jelas Yeyen.

Kendati demikian, Yeyen memberi jaminan bahwa anak asuhnya dapat meredam kekuatan Malaysia.”Buat kami siapapun pemain yang akan datang ke pertahanan kami itu adalah pemain yang berbahaya. Jadi kita tidak mengkhususkan harus menjaga siapa dan segala macam, tapi buat kami siapapun pemain dari Malaysia adalah pemain terbaik yang dimiliki oleh Malaysia,” tuntasnya,

Tekad serupa juga diungkapkan oleh salah satu pemain Timnas Indonesia, Yanto Basna. Pemain belakang skuat Garuda itu mengaku bahwa dirinya dan rekan-rekannya akan berjuan keras dalam menjalani laga tersebut untuk meraih kemenangan. “Kami sudah datang sejak seminggu lalu dan melakukan persiapan sejak awal disini. Untuk itu, kami optimis dan bertekad berjuang keras melawan Malaysia,” jelasnya.

Pemain asal Papua itu juga menyebut bahwa timnya sudah menyiapkan strategi untuk melawan Malaysia. Ia pun menyatakan rekan setimnya penuh semangat menghadapi duel penuh gengsi tersebut.

“Semua strategi dan taktik melawan Malaysia sudah diberikan pelatih kepada kami. Tentu kami semua akan bekerja keras. Kami juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia baik yang hadir di Stadion maupun yang di Indonesia,” pintanya.

Sementara pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, berharap laga nanti para pemain dan supporter mampu mengendalikan emosi. “Kepada para pemain, saya mau mereka melakukan tugas dan tidak memikirkan insiden yang sudah terjadi,” ujar Cheng Hoe dilansir dari New Straits Times. “Kami pun tak mau terpancing emosi,” tambahnya. (gie/fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.