Misi Ulang Memori 1991

18
0
INCAR KEMENANGAN. Gelandang Timnas U-23 Evan Dimas siap memimpin rekan-rekannya meraih kemenangan di SEA Games 2019 kala jumpa Thailand hari ini (26/11) di Stadion Memorial Rizal, Manila, Filipina.

MANILA – Thailand menjadi lawan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 dalam laga perdana di babak Kualifikasi SEA Games 2019 Grup B, nanti sore (Live RCTI Pukul 15.00 WIB).

Meski datang bukan sebagai unggulan, laga di Stadion Memorial Rizal, Manila, Filipina itu akan kembali memutar memori manis skuat Garuda Muda di SEA Games 1991.

Ya, pasca dekade 90-an, Thailand menjadi lawan yang sulit ditaklukan Indonesia. Tim Gajah Putih merupakan langganan emas di cabor sepakbola di agenda pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut.

Pada SEA Games 1991, Indonesia yang diperkuat Aji Santoso, Rocky Putiray dan Widodo Cahyono Putro sukes merebut medali emas lewat adu penalti. Usai mengalahkan Thailand. Ini merupakan emas terakhir Indonesia di cabang SEA Games hingga kini. Sementara, Thailand justru mampu bangkit dengan mendulang 11 kali emas di ajang berikutnya.

Hanya Malaysia yang mampu menjadi juara sebanyak dua kali selain Thailand dalam 13 edisi terakhir SEA Games.

Indonesia mencoba mengulang kembali memori kemenangan 30 tahun silam lewat racikan strategi pelatih kepala Indonesia U-23, Indra Sjafri.

Menurutnya, impian itu bisa terwujud, jika pemain mampu fokus pada kekuatan tim dan tidak memikirkan rekam jejak tim lain. “Kita akan berjuang. Karena keberadaan kami di sini adalah menjalankan misi untuk mengulang sejarah menjadi juara. Indonesia terakhir menjadi juara SEA Games pada tahun 1991 dan itu terjadi di Manila. Inilah yang kita perjuangkan,” ujar Indra seperti dikutip Fajar Indonesia Network (FIN) dari situs resmi PSSI, Senin (25/11).

“Tentu kami juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia,” tambah pelatih berkumis tebal kelahiran Sumatera Barat, 56 tahun silam itu.

Senin (25/11) sore, Indra terus menggenjot kebugaran dan stamina anak asuhnya. Salah satunya, melaku­kan latihan ringan di Stadion Rizal Memorium, Manila, Filipina. “Mudah-mudahan kita mendapat hasil positif lawan Thailand,” katanya.

Bagi Muhammad Rafli, persiapannya tampil melawan Thailand sudah dilakukan sejak dini. Berbekal persiapan yang matang, bomber Indonesia U-23 itu siap memberikan hasil terbaik

“Semua anggota tim sudah siap. Kami akan berjuang habis-habisan dan berupaya memberikan hasil terbaik,” ujar pemain yang kini berusia 21 tahun tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan gelandang Indonesia Evan Dimas Darmono. Pemain Barito Putra itu mengaku semakin rileks menghadapi laga sore nanti. “Ya kita akan tampil lepas. Fokus pada permainan dan menjalankan sebaik mungkin strategi dan taktik yang diinginkan pelatih. Tentu sebagai pemain, kita akan membuat improvisasi untuk tim,” ujarnya.

Selain menghadapi Thailand, Indonesia juga akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh lainnya. Sebab dalam babak penyisihan Grup B SEA Games 2019, Indonesia juga bakal menghadapi Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam di pertandingan selanjutnya. (fin/tgr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.