Misteri 25 Makam di TPU Pakemitan Tasikmalaya yang Digali Bagian Kepala Terungkap..

1031
0

MANGUNREJA – Misteri pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terungkap.

Setelah Satreskrim Polres Tasikmalaya dibantu jajaran Polsek Cikatomas berhasil mengungkap lewat penyelidikan dan pemasangan CCTV di lokasi.

Usut punya usut ternyata yang menggali tanah makam tersebut adalah kawanan hewan anjing yang berada di sekitar Desa Pakemitan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengungkapkan, hasil perkembangan penyelidikan terhadap kasus penggaliam makam di Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas sudah membuahkan hasil.

“Jadi dari hasil penyelidikan kita di lapangan, berawal dari 8 November 2019 itu adanya laporan masyarakat ke Polsek Cikatomas, ada 25 makam tergali, dan dicurigai digali oleh seseorang atau manusia,” kata Dony, saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Kamis (21/11).

Hasil penyelidikan, terang Dony, pada 11 November 2019 ditemukan lagi ada dua makam yang tergali dan pada saat masyarakat melakukan pos ronda atau patroli ditemukan dua ekor anjing yang berada di atas makam yang tergali tanahnya.

Selanjutnya, pada 12 November 2019 itu ada lagi delapan makam yang tergali, dari penyelidikan yang dilakukan anggota di lapangan, ada salah satu masyarakat yang mempunyai inisiatif sebelum 25 makam tadi dirapihkan atau di tutup kembali.

Di taruhlah batu bata dengan kedalaman 10-15 centimeter. Agar lubang tidak tergali.

“Sehingga pada 12 November kejadian batu bata yang ditaruh warga di makam yang tergali tanahnya tidak bisa digali. Dan terdapat jejak cakaran-cakaran kaki anjing,” ungkap dia.

Termasuk, anggota dari Polres Tasikmalaya dan Polsek Cikatomas dalam penyelidikan menemukan jejak-jejak kaki binatang yang mirip kaki anjing.

Termasuk semenjak ada kejadian penggalian tanah kuburan, dipasang juga CCTV di lokasi makam.

Dengan menyebarnya informasi atau kabar di masyarakat bahwa penggalian tanah kuburan oleh anjing, Satreskrim Polres Tasikmalaya langsung pasang CCTV.

Semua hewan peliharaan diikat dan tidak berkeliaran lagi, sampai pasang CCTV dan anjing yang diikat warga tidak ditemukan lagi penggalian tanah kuburan di TPU Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas.

“Jadi kesimpulan kita pada kasus pembongkaran atau penggalian tanah kuburan ini, dari petunjuk-petunjuk yang ada dilapangan, fakta dilapangan, bahwa pelaku pembongkaran tanah makam, dilakukan oleh hewan anjing, warna putih dan coklat,” tegas dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.