Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

MMA Tahun Ini, Pertarungan Bertabur Para Bintang

105
0
RADHEA HEQAMUDISA KOMPAK. Ketua Umum KOBI Ardiansyah Bakrie (tiga dari kiri atas) kompak bersama para fighter jelang One Pride PRO Never Quit 2019 kemarin.

JAKARTA – Dukungan PT Gudang Garam Tbk bersama Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), PT Merah Putih Berkibar dan TV One dalam mengasah mental serta daya juang atlet bela diri tanah air kembali diwujudkan dengan digelarnya One Pride PRO Never Quit 2019.

Sebelumnya di 2018, turnamen beladiri Mixed Martial Arts (MMA) terbaik di Indonesia, One Pride sukses menggelar 10 Fight Night termasuk 3 Celebrity Fight, 2 International Fight dan lebih dari 10 Title Fight di delapan kelas berbeda, yaitu kelas bulu, kelas bantam, kelas terbang, kelas ringan, kelas welter, kelas straw putra/putri dan kelas atom, yang baru pertama kali diselenggarakan.

Di tahun 2019 akan menjadi musim yang luar biasa di One Pride PRO Never Quit. Salah satunya ialah berpindahnya lokasi arena One Pride dari Britama Arena, Mahaka Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara ke pusat kota, yaitu Tennis Indoor Senayan. Tak hanya itu, jumlah International Fight pun akan bertambah.

“Pemilihan Tennis Indoor Senayan dinilai dapat menjangkau para pecinta MMA semakin banyak lagi karena tempat yang lebih strategis, lebih luas dan berkelas internasional,” ungkap Ketua Umum KOBI Ardiansyah Bakrie dalam konferensi pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2).

Selain itu, di tahun 2019 akan menjadi laga-laga MMA yang bertabur bintang dan pertandingan bagi para jawara. Sebanyak 10 Fight Night akan digelar selama One Pride Never Quit 2019, termasuk diantaranya adalah 3 Celebrity Fight, 5 International Fight, dan lebih 200 Local National Fight.

Saat ini, One Pride telah menjadi brand beladiri MMA pertama dan terbesar di Indonesia Sejak digelar pada April 2016, One Pride berhasil menjadi kompetisi MMA yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia. Terbukti, pencapaian jumlah penonton One Pride hingga tahun 2018 naik 25 juta orang menjadi 76 juta penonton dari tahun sebelumnya.

One Pride juga merupakan ajang beladiri satu-satunya yang menaungi lebih dari 80 persen atlet MMA di Indonesia, yang jumlahnya hampir mencpai 500 orang. Di tahun 2018, KOBI mengirim fighter putri One Pride, Linda Darrow menjadi atlet MMA pertama yang mendapat beasiswa untuk mengikuti pelatihan di UFC Perfomance Institute, Las Vegas guna meningkatkan kualitas fighter Indonesia.

“KOBI bersama PT. Merah Putih Berkibar dan TV One selalu dan akan terus berupaya untuk mengembangkan olahraga MMA, One Pride PRO Never Quit, agar dapat menjadi alternatif olahraga dan tempat yang tepat untuk para atlet beladiri dalam menunjukkan keterampilan, keindahan, dan sportivitas dalam bertarung. Melalui langkah-langkah yang telah ditempuh ini, KOBI dan One Pride berharap fighter-fighter di tanah air dapat juga berlaga di event Internasional dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” tutur Ardiansyah Bakrie.

Sementara itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diwakilkan oleh Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora, Teguh Raharjo mengapresiasi kinerja KOBI untuk mengembangkan dan memajukan olahraga beladiri MMA di Indonesia.

“Menurut pengamatan dan penilaian kami bahwa KOBI ini luar biasa baru tiga tahun berdiri, progresnya sudah luar biasa dan masyarakat Indonesia sangat gemar dengan olahraga ini. Oleh karena itu, kami dari pemerintah sangat mengaspresiasi dan berterima kasih sekali kepada KOBI, dan tentunya ke depan terus kita tingkatkan,” paparnya.

“Kalau tadi ditargetkan untuk Olimpiade itu luar biasa, pastinya kami dari pemerintah akan mendukung bahkan di Indonesia itu banyak sekali anak-anak muda yang notabene di daerah-daerah di sana supaya tergali nantinya bisa lebih optimal dan menciptakan atlet-atlet beladiri yang lebih banyak dan berpotensi,” lanjut Teguh Raharjo.

PT Gudang Garam Tbk selaku sponsor utama dari turnamen beladiri MMA ini berkomitmen besar dalam memajukan olahraga tersebut. Hal itu terbukti sudah dua tahun sejak tahun 2018 PT Gudang Garam menjadi sponsor utama yang mendukung olahraga ini. Jika sebelumnya bernama One Pride MMA, sejak 2018 namanya berubah menjadi One Pride PRO Never Quit.

Pada akhir pekan ini, Sabtu (9/2), One Pride PRO Never Quit kembali akan digelar, tiga sabuk juara nasional bakal diperebutkan oleh para fighter. Sang Juara kelas terbang Suwandi akan ditantang Erpin Syah. Ini merupakan kali kedua pertarungan mereka, dimana lima tahun lalu Suwandi berhasil memenangkan pertarungan di ajang turnamen submission. Pertarungan ini dipresdiksi akan menjadi laga yang panas karena kedua petarung memiliki keahlian bertarung yang lengkap.

Perebutan sabuk kedua adalah Title Fight kelas bulu antara Juara Nasional One Pride Hafid Nur Maradi melawan Laode Badul Harris. Laga perebutan sabuk kelas bulu dipastikan berlangsung menarik, sebab kedua fighter memiliki kelebihan yang berbeda, Hafid lebih unggul bermain bawah dengan background fight BJJ, sementara Laode lebih unggul bermain atas dengan background fight Wushu.

Selanjutnya, sabuk juara kelas bantam yang sedang kosong usai ditinggal Fajar juga akan kemabli diperebutkan oleh Eko Priandono dan Sony Rizaldi. Ini merupakan ajang balas dendam Eko Priandono, dimana pada pertarungan pertamanya di One Pride, Sony berhasil memenangkan pertarungan dengan hasil kemenangan angka mutlak.

Persaingan para fighter MMA terbaik di tanah air akan disiarkan langsung oleh TV One dan live streaming melalui aplikasi TV One Connect, pada Sabtu (9/2) mulai pukul 22.00 WIB. Guna memajukan dan memasyarakatkan MMA di Indonesia, KOBI dan PT Merah Putih Berkibar memberikan kesempatan bagi pemirsa dan masyarakat yang ingin menyaksikan aksi para fighter di atas One Pride Arena secara langsung dan gratis dengan mendatangi Tennis Indoor Senayan, Jakarta. (heq)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.