Mobil Hibah Pemprov Ditarif

53
0
AKAN DIKENAKAN TARIF. Mobil wisata Marlin saat uji coba beberapa waktu lalu. Pemkab Pangandaran berencana menetapkan tarif bagi masyarakat yang ingin menggunakannya. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran belum menentukan besaran tarif mobil wisata Marlin (Mari Keliling Pangandaran). Saat ini, mobil pemberian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu tengah di kaji di Bagian Hukum Setda Pangandaran.

Kabid Lalu Lintas dan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Rodih mengatakan aturan mengenai tarif tersebut akan dituangkan dalam bentuk produk hukum. ”Untuk acuannya ke Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 tahun 2018, sebab kita tidak memiliki acuan perda,” ujarnya kepada Radar, Senin (19/8).

Menurut dia, tarif yang diusulkan bagi warga atau wisatawan lokal sebesar Rp 20 ribu per orang, sementara untuk wisatawan asing sebesar Rp 25 ribu per orang. ”Tarif itu hanya berlaku untuk berkeliling di kawasan wisata Pangandaran saja,” tuturnya.

Sementara, jika ada wisatawan yang ingin memborong untuk pergi ke luar kawasan wisata Pangandaran, seperti Batu Karas atau Karapyak, akan dikenakan tarif Rp 1 juta per 8 jam. ”Kalau mau nambah lagi, maka akan dikenakan tarif Rp 100 ribu per jamnya, tapi itu baru usulan saja, belum tentu disepakati,” ucapnya.

Untuk trayek mobil Marlin ini, rencananya akan dimulai dari Pasar Wisata, kemudian menuju Jalan Pamugaran, masuk ke Wonoharjo dan kembali ke Pasar Wisata Pangandaran. ”Tentu sudah diperhitungkan dengan melihat spot yang ada di pantai,” ujarnya.

Perawatan mobil marlin ini akan diserahkan sepenuhnya kepada DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Pangandaran. ”Dengan bagi hasil 70 persen organda dan 30 untuk retribusi pemda,” terangnya.

Bagi hasil 70 persen kepada pihak organda itu, menurut dia, karena estimasi biaya pemeliharaan yang cukup besar. ”Termasuk untuk biaya lain,” tuturnya.

Warga Parigi Dede Ihsan (28), mengaku penasaran dengan mobil hibah dari Pemprov Jabar tersebut. ”Penasaran ingin naik, terakhir saya lihat waktu di Lapang Parigi,” singkatnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.