Mobil Rombongan Pengantin Terguling Di Tanjakan Panganten Garut

111
AKIBAT REM BLONG. Mobil rombongan pengantin asal Cihampelas, Kota Bandung terguling di Tanjakan Penganten Desa Pananjung Kecamatan Pamulihan Minggu (2/12).

PAMULIHAN – Sebuah mobil mini bus yang mengangkut rombongan pengantin terguling di Tanjakan Panganten Kampung Cisandaan Desa Pananjung Kecamatan Pamulihan, Minggu (2/12).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beberapa penumpang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kapolsek Pamulihan AKP Gunawan mengatakan kecelakaan mobil mini bus nopol D 7650 UA terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Wahdiat (54) ini hendak mengantarkan rombongan pengantin dari Cihampelas, Kota Bandung ke Kampung Cimari, Pakenjeng.

”Dalam mobil berisi 19 orang penumpang yang hendak mengantar pengantin,” terangnya.

Dalam perjalanan, kata dia, mobil tidak ada kendala apa-apa. Tetapi ketika hendak melintas Tanjakan Panganten, mobil tiba-tiba oleng dan menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terguling.

”Diduga mobil rem blong sehingga mobil tidak bisa lagi dikendalikan sopir dan akhirnya terbalik,” terangnya.

Akibat kejadian ini, empat penumpang mengalami luka berat dan lima luka ringan. Para korban sudah dibawa ke Puskesmas Cisandaan untuk penanganan lebih lanjut.

”Kalau kerugian materil sekarang kita masih hitung. Perkiraan jutaan rupiah,” terangnya.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Garut.

Gunawan menambahkan kejadian kecelakaan di Tanjakan Panganten ini memang sudah sering terjadi. Hal itu karena kontur jalan yang curam menjadi penyebabnya.

Maka dari itu, dia mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi wilayah tersebut untuk berhati-hati dan memperhatikan kondisi kendaraannya juga. Khususnya dalam sistem pengereman.

”Intinya harus waspada dan jangan gegabah ketika berkendaraan,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.