Momen Produk Hall End

158
0
BERAKSI. Pemain Arsenal Reiss Nelson me­lewati pemain lain. Dia salah satu jebolan akademi Hall End banyak dipercaya di level timnas.

ARSENAL dan Tottenham Hotspur sama-sama dua klub elit London yang punya akademi top. Namun, dibandingkan Arsenal, produk-produk akademi Spurs lebih sering tampil di skuad utama. Sebut saja duo Harry, Harry Kane dan Harry Winks dan Danny Rose. Arsenal? Cuma Alex Iwobi yang beberapa kali dipercaya Arsene Wenger di tim utama.
Meski begitu, tahun ini harus diakui kalau jebolan dari Hall End –kamp latihan akademi Arsenal– lebih dipercaya. Khususnya di level timnas kelompok usia Inggris. Dimulai dari kelompok usia di bawah 17 tahun, 19 tahun dan 21 tahun. Di level ini, Arsenal mengirim tujuh pemain ke Tiga Singa Muda, julukan timnas Inggris di kelompok usia.
Dari ketujuh produk akademinya, Josh DaSilva, Reiss Nelson dan Joe Willock menjadi bintang. Nama terakhir juga sempat dipanggil Wenger ke tim utama, meskipun hanya duduk manis di bench. Sementara akademi Spurs diwakili tiga pemain, dua di antaranya menjadi bagian Inggris saat menjuarai Piala Dunia U-17. Mereka adalah Timoty Eyoma dan Tashan Oakley-Bothe. “Mereka (pemain produk akademi Spurs) masih tertinggal,” ungkap Scott Parker, mantan pemain Spurs pada era 2011-2013 yang kini jadi pelatih di level U-18 kepada Sky Sports. Parker percaya dengan prospek pemain Spurs. “Seperti Spanyol, kami bakal meroket dari belakang,” lanjut Parker.
Terlepas dari per­banding­an akademi Spurs yang masih belum mampu mengungguli hasil Arsenal, Mauricio Pochettino sebagai pelatih Spurs tetap memuji kualitas talenta muda The Three Lions. Baik itu pemain muda yang lahir dari akademi klub Premier League, akademi Arsenal ataupun Spurs.
“Dari U-17, U-19, dan U-21 bisa membuat saya lebih percaya kepada mereka. Anda mungkin akan berkata: Oh ternyata kami pun punya talenta bagus,” tutur Pochettino, dikutip Express. Dia tidak sabar menyaksikan derby London Utara dengan jebolan-jebolan akademi itu.
“Ini jadi tantangan yang menarik dan filosofi yang menarik untuk dibangun,” sambungnya. (ren/bas)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.