Chelsea vs Huddersfield

Momen Tebus Dosa

16
0

LONDON – Maurizio Sarri di bawah tekanan setelah Chelsea dipermalukan Bournemouth di pekan ke-24 Premier League. Tidak ada alasan, itu harus ditebus di Stamford Bridge saat The Blues menjamu Huddersfield Town, malam nanti.

Kekalahan 0-4 dari Bournemouth memang menjadi tamparan sangat keras bagi Chelsea. Itu karena sebelumnya hasil minor dengan selisih empat gol tersebut hanya pernah mereka alami sekali sepanjang partisipasi Chelsea di Premier League.

Satu-satunya tim yang bisa menaklukkan London Biru dengan margin empat gol di kompetisi kasta tertinggi Inggris dalam kurun waktu 25 tahun adalah Liverpool. Saat kedua tim bersua pada September 1996, Chelsea digasak The Reds dengan skor 1-5.

Tak berlebihan jika fans Chelsea bereaksi keras dengan menghujat Sarri yang menggantikan Gonzalo Higuain di menit ke-65. Sang pelatih kemudian meminta maaf kepada para pendukung Chelsea berjanji menebus dosanya saat mereka menjamu Huddersfield.

“Mungkin itu salah saya, mungkin saya tidak dapat memotivasi mereka. Saya harus mencoba lagi. Saya harus menyelesaikan masalah ini,” tegas Sarri dikutip dari Daily Star.

Agar bisa membuat fans kembali tersenyum, Sarri yang begitu dipuja di awal musim mengharapkan pertunjukan yang bagus di pekan ke-25 ini. Sarri yang “mengunci” timnya di ruang ganti selama sekitar satu jam setelah peluit akhir pada Kamis lalu meminta mereka bisa bermain konsisten sepanjang 90 menit.

“Kami tidak pernah bisa melihat bahwa babak kedua akan menjadi bencana. Kami berhenti bermain. Kami tidak bermain seperti tim. Sulit dimengerti,” ujarnya.

Higuain yang sudah mendapat debut Premier League-nya di markas Bournemouth diprediksi akan menjadi penyerang utama Chelsea di laga ini. Meski tidak mengesankan dalam laga perdananya dan kemudian digantikan Olivier Giroud, Sarri percaya bomber Argentina itu bisa menjadi senjata andalannya bersama Eden Hazard.

“Dia bisa meningkatkan banyak hal. Pada saat ini (saat kalah di Bournemouth), ia tidak dalam kondisi yang baik. Mungkin karena ia telah bermain sangat sedikit baru-baru ini karena gangguan pasar transfer dan sakit punggung,” kata eks pelatih Napoli tersebut.

Cesar Azpilicueta menambahkan, setelah kekalahan di Bournemouth yang membuat mereka terlempar ke posisi kelima, Chelsea harus bangkit. “Kami sangat marah. Kami harus menemukan solusinya,” ujar kapten Chelsea tersebut di Football London.

Memang tidak ada alasan bagi Chelsea untuk imbang apalagi kalah menghadapi Huddersfield malam nanti. Selain memenangi empat dari lima pertemuan terakhir mereka, tim tamu juga saat ini adalah juru kunci Premier League. Hingga pekan ke-24, Huddersfield baru mengoleksi 11 poin hasil dari 2 kemenangan, 5 kali imbang dan 17 kekalahan.

Akan tetapi, Chelsea pastinya tidak boleh meremehkan tamunya. Pelatih anyar lawan, Jan Siewert, menegaskan mereka datang ke London bukan untuk jadi pelampiasan Chelsea. “Saya tahu Maurizio Sarri adalah manajer yang fantastis. Kami harus menghadapi semua yang mereka berikan,” tegas Siewert di Sky Sports.

Huddersfield yang terakhir kali mengalahkan Chelsea di putaran ketiga Piala Liga Inggris 19 tahun yang lalu tanpa Abdelhamid Sabiri dan Danny Williams di laga ini. Sementara Chelsea yang menaklukkan The Terrier 3-0 pada putaran pertama lalu bisa menurunkan seluruh pemain terbaiknya. (amr/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.