Momentum Tingkatkan Kesadaran Pajak

184
0
Istimewa TALK SHOW. Plt Kepala KPP Pratama Tasikmalaya Zulkarnaini (tengah) bersama tim usai Talk Show Bincang Radar di Studio Radar TV Jumat (12/7). Talk show membahas peringatan Hari Pajak.
Loading...

TASIK – Tanggal 14 Juli diperingati sebagai Hari Pajak. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tasikmalaya akan menggelar upacara dan program KPP Pratama Bertilawah Senin (15/7).

Hal ini diungkapkan Plt Kepala KPP Pratama Tasikmalaya Zulkarnaini saat Talk Show Bincang Radar di Studio Radar TV Jumat (12/7).

“Hari Pajak ini akan menjadi momentum penguatan integritas bagi seluruh pegawai KPP Pratama. Makanya digelar kegiatan tilawah atau membaca Alquran 30 Juz dalam satu hari,” katanya.

Penguatan sisi spiritual ini dinilai penting untuk meningkatkan integritas pegawai pajak. “Dengan integritas yang kuat, kepercayaan masyarakat terhadap KPP Pratama juga akan meningkat,” katanya.

Zul menjelaskan, Hari Pajak mulai diperingati sejak tahun 2018. Peringatan Hari Pajak ini untuk mengingatkan titik balik perjuangan kemerdekaan bangsa.

Menilik sejarahnya, kata ia, pembahasan pajak tercetus saat rapat yang dilaksanakan oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Sejak 14 Juli 1945 urusan pajak masuk dalam UUD 1945.

“Penetapan 14 Juli sebagai hari jadi tentu akan memberikan legitimasi historis kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai soko guru utama kekuatan negara,” ujarnya.

Loading...

Ia mengatakan, Hari Pajak dapat menjadi momentum tumbuhnya kesadaran pajak di kalangan masyarakat. “Kesadaran bukan hanya dalam hal mengakui pajak penting bagi negara, namun juga kesadaran untuk berperan serta menyukseskan pembangunan melalui pembayaran pajak. Bagaimanapun juga kesadaran pajak merupakan embrio dari semakin meningkatnya kepatuhan pajak,” katanya.

Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tasikmalaya Yasir Sarasin menambahkan, kesadaran akan pajak ini perlu terus dibangun sebab pajak yang dibayarkan masyarakat kepada negara dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Pajak berkontribusi sekitar 73 persen terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Selain itu pajak berperan penting untuk pembangunan di daerah melalui dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU).

“Dalam hal pelayanan perpajakan pun saat ini lebih dimudahkan dengan adanya reformasi pelayanan pajak,” katanya.

Melalui DJP Online, WP bisa lapor SPT online dan membayar pajak secara online. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.