Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Motif Penculik Buram, Polisi Tetapkan Pelaku Menjadi Tersangka

48
0
DIAMANKAN. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro meminta keterangan dari pelaku penculikan Acep Ilham di Mapolres kemarin. Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

TASIK – Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya Kota menetapkan Acep Ilham (28) sebagai tersangka kasus dugaan penculikan terhadap Yumazada Zaira (5), warga Layungsari Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.

Meski telah menetapkan Acep Ilham sebagai tersangka, namun polisi belum memastikan motif pelaku menculik murid TK tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro SH MH mengatakan pihaknya sudah menetapkan Acep sebagai tersangka. Pemuda itu, sudah mengakui telah membawa Yuma tanpa sepengetahuan dan izin orang tuanya.

“Kita tetapkan sebagai tersangka dan lanjut proses penyidikan,” ungkapnya, Rabu (9/10).

Polisi menjerat Acep dengan Pasal 332 Jo Pasal 83 UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam dengan kurungan penjara maksimal 15 tahun penjara.

Tersangka, kata Dadang, kini sudah ditahan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses penyidikan. Polisi pun mengamankan baju dan celana yang dikenakan korban saat kejadian sebagai barang bukti.

Dadang menegaskan pihaknya masih belum bisa membongkar motif pelaku membawa Yuma. Pelaku masih keukeuh berdalih hanya ingin mengajak Yuma bermain. “Motifnya masih kita dalami, karena pelaku masih tertutup,” terangnya.

Terpisah, Petugas Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang melakukan pendampingan kepada Yuma, Ajeng Diah Rahmadina mengatakan secara kasat mata kondisi korban memang tidak masalah. Namun dia, menemukan ada gejala-gejala trauma ketika melakukan assessment. “Sedikit banyak apa yang dialaminya memberikan dampak psikologis, tapi tidak parah sih,” ungkapnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, Ajeng akan terus melakukan pengawalan melihat perkembangan Yuma. Rencananya, dia akan berkoordinasi dengan psikolog untuk memastikan Yuma dalam kondisi baik. “Nanti kita koordinasi dan kerja sama dengan psikolog,” katanya.

Seperti diketahui, pada Selasa (8/10), Kota Tasikmalaya geger dengan diculiknya seorang siswa Taman Kanak-Kanak (TK) bernama Yumazada Zaira (5), anak pasangan Dede Bisman dan Heaty Karani, warga Layungsari Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya itu. Diketahui dibawa kabur oleh seorang pemuda asing, bernama Acep Ilham (28) tanpa sepengetahuan keluarganya.

Hal itu bermula sekitar pukul 07.30, ketika Heaty hendak mengantar Yuma ke TK. Namun Yuma pamit jajan ke warung untuk bekal. Setelah lebih dari setengah 15 menit anaknya tak kunjung kembali, dia pun menyusulnya ke warung.

Heaty tak menemukan anaknya di warung, pedagangnya pun mengaku Yuma tidak datang ke situ. Dia pun mencari dan menanyakan ke tetangga-tetangganya. Hasilnya, salah seorang warga ada yang melihat Yuma dituntun oleh seorang pemuda di Jalan Rumah Sakit dan naik angkutan umum. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.