Motor Sewaan Dilarang Masuk Pantai

101

PANGANDARAN – Paguyuban Pengusaha Rental Wisata Pangandaran yang membawahi pengusaha rental odong-odong dan motor cross berembug dengan Satlantas Polres Ciamis.

Ketua Paguyuban Pengusaha Rental Wisata Darto mendapat masukan dari pihak kepolisian dan instansi terkait untuk segera berbenah agar lebih baik lagi.

”Soal insiden kemarin, justru saya baru tahu sekarang, “ ungkapnya kepada sejumlah wartawan Kamis (20/12).

Ia menuturkan bahwa aturan tidak membawa motor cross ke tepi pantai sebenarnya sudah ada. ”Kita sudah berkoordinasi dengan lifeguard dan dinas terkait, mana kala volume pengunjung sedang banyak, maka penyewa yang hendak masuk ke pantai harap dihadang,” tuturnya.

Pihaknya merasa rugi jika motor sewaan tersebut dibawa ke tepi pantai, karena terlalu berisiko. ”Kami hanya berharap unit motor kami cukup dibawa ke jalan raya saja,” jelasnya.

Selain itu, dia berharap Pemkab Pangandaran bisa membuat perda terkait jasa rental wisata. ”Perda itu sudah kami harapkan sejak dulu, makanya kami mulai berbenah dengan membuat surat izin usaha, akta notaris dan lain-lain. Ya minimal ada perbup,” katanya.

Kastlantas Polres Ciamis AKP AKP Agoeng Ramdhani mendorong pemkab segera mengeluarkan perda yang mendukung pekerjaan para penyewa motor dan odong-odong.

”Sambil berjalan saya harapkan kepada pengusaha tersebut memperhatikan keselamatan wisatawan,” ujarnya.

Ia pun mengimbau pengguna motor cross yang usianya masih dibawah umur didampingi oleh orang tuanya. ”Jangan sampai terjadi apa-apa, “tegasnya.

Untuk liburan nanti, kata dia, volume pengunjung meningkat maka penyewaan motor dan odong-odong akan berhenti sementara.

”Karena akan mengganggu lalu lintas, jadi ini sifatnya situasional,” ungkapnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.