Mou Larang Penjualan Pemain

25
0
Jose Mourinho

LONDON – Belum 24 jam menjadi Pelatih Tottenham Hotspur, José Mourinho langsung mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia melarang manajemen menjual satu anak asuhnya di bursa transfer musim dingin, Januari mendatang. Dilansir dari The Guardian, itu dilakukan agar dirinya mengenal lebih dahulu skuadnya sebelum menghadirkan gelar bagi The Lilywhites, julukan Spurs.

“Alasan saya tidak ingin ada yang pergi karena saya ingin mengenal klub lebih jauh. Saya bahagia di sini. Pegang janji saya, ini bukan kata-kata saat ini. Itu bukan kata-kata saya sebagai pelatih kepala Tottenham. Ini adalah kata-kata yang telah saya katakan dan saya ulangi dalam tiga, empat, lima tahun terakhir – bahkan sebagai lawan (saat menjabat sebagai pelatih MU),” paparnya.

Pria berjulukan The Special One ini punya beban berat saat menukangi Spurs. Dengan kontrak hingga 30 Juni 2023, ia wajib membawa satu gelar bagi klub London Utara tersebut. Meski berat, kehebatan Mou sebagai pelatih tak perlu diragukan lagi. Selain komitmennya tak menjual para pemainnya, ia juga akan memaksimalkan para punggawa mudanya yang kini masih berlaga di Liga U-18 dan Liga reserved team.

“Saya sangat menyukai skuad ini dan tengah mencari pemain muda yang potensial. Tidak ada satu manajer di dunia yang tidak suka bermain pemain muda dan membantunya berkembang, tidak ada,” ujarnya.

“Masalahnya adalah bahwa kadang-kadang kita harus masuk ke klub di mana para pemain mudanya tidak terlihat ataupun berkembang. Saya melihat sejarah Spurs, mereka memiliki akademi yang selalu melahirkan pemain berbakat yang dibutuhkan tim utama. Dan, tentu saja, saya juga berharap dapat bekerja dengan sosok pemain muda tersebut,” tambahnya.

Spurs memang tengah memangkas semua jenis pengeluaran. Efisiensi itu dilakukan setelah menggelontorkan dana besar untuk pembangunan stadion baru mereka. Termasuk gaji selangit 15 juta pound atau Rp 273 miliar per tahun untuk The Special One. Untuk itu, Mourinho juga ditarget mendapatkan kembali posisi empat besar Liga Premier hingga akhir musim. Hingga matchweek ke 12, Spurs masih berada di posisi 14 dengan selisih 11 poin di belakang Manchester City yang baru saja tergelincir ke posisi ke empat.

Di musim panas tahun 2020 nanti, ada beberapa pemain penting yang kontraknya akan habis. Mereka adalah Christian Eriksen, Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen. Mourinho diberitakan masih ingin menggunakan jasa ketiga pemain itu sehingga ia ingin manajemen Spurs fokus memperbaharui kontrak mereka.

Kemarin pagi, Mou telah berlatih bersama tiga pemain pilar itu dan tim utama. Ini merupakan sesi latihan pertama Spurs setelah hampir dua pekan absen karena agenda internasional. Pertemuan pertama Mourinho dengan Harry Kane dkk pun tidak sekadar basa-basi.

Terutama bagi gelandang Christian Eriksen. Pemain yang baru saja meloloskan Denmark ke putaran final Euro 2020 itu belum menemukan solusi terhadap masa depannya di Spurs. Kontrak Eriksen habis akhir musim ini dan tidak ada tanda-tanda pemain 27 tahun tersebut bertahan.

Real Madrid terus dikaitkan dengan Eriksen, sedangkan Manchester United memonitor situasi pemain yang membela Spurs sejak 2013 tersebut. “Mourinho tentu tidak akan membiarkan pemain seperti Eriksen pergi secara gratis,” tulis Express.

Mourinho juga harus memberikan kepastian terhadap masa depan dua bek tengah Timnas Belgia, Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen, yang kontraknya habis akhir musim ini. Usia keduanya tidak muda lagi tahun depan. Toby bakal menapak 31 tahun dan Vertonghen 33 tahun.

Kecuali Davinson Sanchez (23 tahun) atau Juan Foyth (21 tahun) menampilkan progres signifikan sebagai bek tengah masa depan Spurs, membiarkan Toby-Vertonghen pergi adalah keputusan salah.

Berkaca dari pengalaman di klub-klub sebelumnya, Mourinho termasuk pelatih yang tidak gampang “membuang” anak asuhnya. The Special One lebih senang memiliki skuad yang gemuk dan tetap berusaha memaksimalkan potensi pemain yang terpinggirkan dari starting XI.

Hal itu bisa memberikan jalan bagi gelandang bertahan Eric Dier dan bek kiri Danny Rose yang dicueki Mauricio Pochettino. Dier kalah bersaing dengan Harry Winks, sedangkan Rose tetap dipercaya bermain musim ini lebih karena kondisi Ryan Sessegnon yang belum prima. Rose malah nyaris berganti klub musim panas lalu. (dbs/fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.