Muatan Lokal Ajarkan Tata Krama

74
0

TASIK – Pelajaran muatan lokal di semua tingkatan pendidikan di Tasikmalaya sudah semestinya mengandung unsur budaya Sunda. Hal ini guna membangun karakter peserta didik.

Kepala Cabang Dinas (KCD) wilayah XII Tasikmalaya Drs H Diding Gustardi MMPd mengatakan, pelajaran muatan lokal di sekolah bertujuan mengenalkan siswa dengan kebudayaan nenek moyang yang menjunjung tata krama dan sopan santun.

Budaya Sunda ini penting dipelajari baik dalam bentuk kesenian maupun bahasa sebagai penanaman karakter dan budi pekerti. “Budaya Sunda sudah diterapkan pada muatan lokal di sekolah-sekolah di Jawa Barat. Ini harus dilestarikan,” kata dia kepada Radar, Senin (15/7).

Lanjutnya, pelaksanaan muatan lokal budaya Sunda bagian dari program rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Dengan mempelajari kebudayaan Sunda, diharapkan siswa tidak lupa dari mana mereka berasal. “Karena sejak usia dini sudah mendapat pendidikan muatan lokal dari sekolah yang membentuk karakter,” katanya.

Terpisah, Ketua Komunitas Cermin Ashamnsyah Timutiah alias Acong menjelaskan, budaya Sunda merupakan sikap dan tindakan yang diperoleh berdasarkan kebiasaan yang dilakukan dari nenek moyang, yang mengajarkan pendidikan karakter.

“Produk budaya Sunda mengandung nilai etika, misalnya etika bergaul, etika makan dan etika kepada alam semesta,” katanya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.