MUI Ciamis Do’akan NKRI

42
0
Ketua MUI Kabupaten Ciamis KH Ahmad Hidayat Sirodj
Ketua MUI Kabupaten Ciamis KH Ahmad Hidayat Sirodj
Loading...

CIAMIS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis di awal tahun ini terus mendoakan Indonesia bisa lebih baik dari berbagai aspek. Sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini tetap aman, tentram dan dijauhkan dari segala musibah.

Ketua MUI Kabupaten Ciamis KH Ahmad Hidayat Sirodj mengatakan, dengan situasi saat ini banyak polemik yang terjadi di Indonesia. Pihaknya sangat mendoakan yang terbaik untuk NKRI.

“Saya hanya bisa berdoa untuk keamanan NKRI, agar pembangunan di negara kita berjalan sesuai harapan, tertib, tentram dan tumaninah,” harapnya kepada Radar Kamis (28/1) siang.

Pihaknya juga berdoa agar suku bangsa di Tanah Air dalam pembangunannya mampu menjadi teladan bagi bangsa lainnya. Tanamkan hormat menghormati, tidak ada kebencian serta cacian, namun menamakan rasa kasih sayang antara sesama.

“Semoga NKRI ini bisa menyatu semua, tidak saling mencaci maki baik secara langsung atau lewat medsos, namun mari bersama-sama bangun Indonesia lebih baik dan maju,” ujarnya.

loading...

Ditambahkan Tokoh Muda Pergerakan Islam di Ciamis Ustaz Andy Ali Fikri sangat berharap pergerakan Islam tidak tejerumus dalam politik praktis, tetapi justru para santri yang terjun dalam pergerakan politik hanya sebatas edukasi.

“Mudah-mudahan, Islam tidak dipersempit atau diperkecil oleh makna sebuah pergerakan, tetapi pergerakan harus menjadi wasilah membesarkan agama Islam,” ujarnya.

Baca juga : Herdiat Rotasi Ratusan ASN Ciamis

Kemudian, kata dia, hentikan politisasi situasi dari yang kecil atau besar dengan harapan ke depan bisa lebih membuka diri cara berpikir dan membuka ruang diskusi, dialog atau musyawarah untuk menyampaikan apa yang kurang berkenan. Salah satunya bisa dilakukan melalui media yang lebih edukatif berbasis audensi dengan pendekatan-pendekatan secara persuasif.

“Karena kita kita menampilkan karakter yang cenderung seperti lepas kontrol dari sisi kemuslimannya akan mencederai agama Islam,” paparnya.

Lanjut dia, banyaknya organisasi Islam yang melakukan pergerakan, berharap jangan sampai pergerakannya melemahkan atau mengecilkan makna agama Islam. Pada, akhirnya akan terjebak pada ruang atau kelompok yang setiap langkah dan pergerakan berbeda-beda karena berangkat dari opini berbeda.

“Jangan sampai niatan yang baik dilakukan menjadi salah, karena ada beberapa pihak yang pro dan kontra, kita masuk ke arena digitalisasi, maka publik akan tahu dengan karakteristiknya,” ujarnya.

“Saya hanya berharap silahkan melakukan syiar dengan gaya pergerakan masing-masing tapi jangan sampai marwah agama Islam menjadi kecil karena sudut pandang yang salah,” katanya, menambahkan.

Pihaknya juga berharap, persatuan dan kesatuan NKRI tetap terjaga, untuk itu menyarankan agar para santri mempelajari sejarah rasul dalam pergerakan Islam.

Indonesia terdiri dari berbagai suku dan pulau, komunikasi adalah kunci untuk mempersatukan bangsa. Sebagaimana rasul lakukan di zamannya, mempersatukan suku sehingga diterima diberbagai bangsa.

“Umat Islam jangan sampai terbelah, jaga nama Islam dan jaga ukuwah islamiah, jaga persatuan bangsa di Republik Indonesia,” tuntasnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.