MUI Garut Minta Pemkab Segera Eksekusi Sensen

97
0

TAROGONG KIDUL – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut mendesak Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat segera mengeksekusi Sensen Komara, pendiri ajaran sesat Negara Islam Indonesia (NII).

“Jadi Sensen ini dalam putusan pengadilan itu harus direhabilitasi karena gangguan jiwa,” ujar Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirodjul Munir kepada Rakyat Garut, Jumat (16/11).

Meski sudah diputus dari tahun 2012, kata dia, tetapi pimpinan ajaran sesat yang mengajarkan salat menghadap ke timur ini belum juga dieksekusi oleh pemerintah yang diberi tanggung jawab oleh pengadilan.

“Sensen ini harus direhabilitasi di RSHS dengan biaya dibebankan ke Pemkab Garut dan Pemprov Jabar. Tapi sekarang belum juga dieksekusi,” terangnya.

Ceng Munir -sapaan akrab Sirodjul Munur- menerangkan berdasarkan hasil komunikasi yang dibangun selama ini dengan pemerintah, ternyata tidak dieksekusinya Sensen ini karena keterbatasan anggaran.

“Katanya tidak ada anggaran, tetapi kami dapat info Pemprov tahun depan sudah menganggarkan untuk rehabilitasi Sensen ini,” ujarnya.

Pihaknya terus mendesak pemerintah mengeksekusi karena ditakutkan pimpinan NII ini terus terus bergerilya mencari pengikut baru.

Hal yang sama diakui Wakil Syuriah PCNU Kabupaten Garut KH Ubun Bunyamin. Dia khawatir pengikutnya akan semakin bertambah banyak.

“Jadi harus dieksekusi secepatnya, jangan dibiarkan. Karena ini sangat meresahkan sekali,” terangnya.

Dia pun mempertanyakan vonis yang diterima pendiri NII ini, yang hanya direhabilitasi karena dianggap gila. Tetapi anak buahnya yang menjadi panglima divonis 10 tahun penjara. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.