Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.2%

20.4%

8.1%

67.2%

MUI Garut Tolak Shalat Jumat Pake Sistem Ganjil-Genap

98
0
KH Sirodjul Munir Ketua MUI Kabupaten Garut

TAROGONG KIDUL – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut mengaku tidak setuju dengan rencana kebijakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) terkait pembagian salat Jumat menjadi dua gelombang.

Dalam pembagian gelombang, DMI menerapkan sistem ganjil-genap dari nomor handphone.

Baca juga : 5 Pasien Positif Corona di Garut Sembuh

Pembagian salat Jumat ganjil-genap dilakukan sebagai solusi agar masjid tak terlalu penuh di tengah pandemi Covid-19.

“Kami jelas sangat tidak setuju dengan rencana itu (salat Jumat ganjil-genap). Tidak bisa diterapkan bagi masyarakat di Garut,” ujar Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirodjul Munir Kamis (18/6).

Sistem ganjil-genap itu, kata dia, sangat tak efektif. Karena tidak semua jemaah yang akan melaksanakan salat Jumat memiliki handphone.

Penyeleksian nomor handphone ganjil-genap juga akan menyulitkan pengurus masjid. Ditambah akan memakan waktu.

“Butuh waktu kan untuk menyeleksi ini nomor hape-nya benar ganjil atau genap. Terus yang mau salat Jumat juga tak hanya warga di situ, ada juga yang pekerja atau pendatang,” terangnya.

Ceng Munir –sapaan akrab Sirodjul Munir- mengatakan cara yang lebih baik dibanding sistem ganjil-genap sudah disampaikan oleh MUI.

Pertama dengan mencari masjid lain yang kosong. Kedua dengan melaksanakan salat Dzuhur sebagai pengganti salat Jumat.

“Kedua opsi ini saya kira lebih bisa diterima masyarakat. Kalau harus pakai ganjil-genap akan menyulitkan. Kalau punya hape, belum tentu dibawa juga saat salat,” kata dia.

Baca juga : PPDB di Garut tak Dipungut Biaya

Ceng Munir menilai di masa new normal, khususnya di Garut, tidak ada masalah dalam pelaksanaan salat Jumat.

Semua pelaksanaannya berjalan normal seperti biasanya. “Masyarakat masih bisa salat Jumat seperti biasa. Mereka bisa jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.