MUI Imbau Warga Menahan Diri, Polisi Menyelidiki Kasus Pria Menginjak Al-Qur’an

188
0
KH Sirodjul Munir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut

GARUT – Publik Garut dihebohkan dengan posting-an seorang pria menginjak Al-Qur’an. Foto tersebut muncul di Facebook.

Foto laki-laki penginjak Al-Qur’an ini, dalam keterangan posting-annya menuliskan merupakan warga Garut.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirodjul Munir mengecam aksi yang dilakukan pria itu, karena tindakannya tersebut sudah jelas merupakan penistaan agama.

“Tentunya sangat menyakiti umat Islam dengan menginjak Al-Qur’an itu. Sudah jelas penistaan,” ujarnya KH Sirodjul Munir yang akrab disapa Ceng Munir Senin (30/12).

Pihaknya meminta polisi segera mengusut kasus tersebut. Jangan sampai terjadi gejolak di masyarakat jika tidak cepat ditangani.

Ia juga meminta masyarakat untuk menahan diri atas tindakan tercela yang ramai di media sosial itu.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kata KH Sirodjul Munir, pelaku penginjak Al-Qur’an sudah berhasil ditangkap. Meski belum ada pihak yang melaporkan kasus itu ke kepolisian.

“Saya mengapresiasi langkah kepolisian yang sudah menangkap pelakunya. Cepat dalam penanganan­nya,” kata Ceng Munir.

Pihaknya akan terus mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas. Ia meminta Polres Garut melakukan penanganan dengan maksimal dan pelaku dihukum dengan seadil-adilnya.

“Ren­cananya besok (hari ini, Red) kami akan menanyakan lang­­sung kasusnya ke Polres. Per­kem­bangannya seperti apa,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Bupati Garut H Rudy Gunawan. Dia juga meminta kepolisian untuk segera memproses pelakunya. Dirinya juga meminta kepolisian untuk mengecek kejiwaan penginjak Al-Qur’an ini.

Rudy mengimbau warga Garut tak terprovokasi persoalan tersebut. Pemkab pun meminta agar kepolisian segera menangani kasus tersebut.

“Masyarakat harus tenang. Jangan emosi menanggapi masalah ini,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Garut AKP Dede Yudi Ferdiansyah masih belum mau memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

Adapun dilansir dari detik.com, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Itu masih diselidiki dan pendalaman dari Polres (Garut) maupun Krimsus Polda Jabar,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Mapolda Jabar, Senin (30/12).

Polres Tasikmalaya Kota, sebelumnya, berhasil mengamankan pelaku yang menyobek Alquran Jalan Galunggung, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Pelaku berinisial EE (33), warga Ci­geu­reung, Kecamatan Cipedes, di­ci­duk Polisi hari Kamis (19/12) sore.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan, EE (33) diduga menderita gangguan jiwa. “Pelaku sudah kami tangkap,” ujar Kapolres saat konfrensi pers di Mapolres Tasikmalaya Kota, Jumat (20/12) siang.

Tindakan pelaku ini, terang Kapolres, adalah tindak pidana menge­luarkan perasaan di tempat umum atau melakukan perbuatan peno­daan terhadap suatu agama di Kota Tasikmalaya. “Ini agar tidak menim­bulkan fitnah dan tak bias infor­masinya,” terangnya. (yna/dtc/rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.