MUI: Percayakan ke Polisi, Pria yang Diduga Injak Al-Qur’an Ditangkap

76
0

KARANGPAWITAN – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut menangkap pria yang diduga menginjak Al-Qur’an. Pria berinisial HK itu diamankan di rumahnya di Kecamatan Karangpawitan. Sebelumnya, foto pria yang menginjak Al-Qur’an sempat viral di media sosial (medsos)

“Kami amankan setelah foto penginjakan Al-Qur’an ini viral. Kami berhasil menangkap pelaku setelah menelusuri akun facebook yang menyebarkan foto itu,” ujar Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah kepada wartawan Selasa (31/12).

Hasil pemeriksaan sementara, buku bertuliskan aksara arab yang diinjak pelaku bukan Al-Qur’an seperti yang ramai diperbincangkan di medsos. Tetapi itu majmu syarif kamil atau kumpulan doa-doa. “Aksi penginjakan buku itu dilakukan pelaku pada bulan April 2019 di rumah pelaku,” ujarnya.

Dede menerangkan aksi yang dilakukan HK atas dorongan pacarnya berinisial A yang bekerja di luar negeri. “Katanya itu sebagai pembuktian bahwa HK ini tidak membohongi A. Karena HK dituduh masih mempunyai istri,” ujarnya.

Aksi penginjakan buku bertulisan arab itu diabadikan menggunakan telepon milik pelaku lalu dikirimkan ke pacarnya berinisial A melalui pesan instan WhatsApp. “Foto tersebut mulai beredar di Facebook pada 25 Desember 2019,” ujarnya.

Dengan aksinya tersebut, pelaku dijerat pasal 177 KUHP tentang menghina benda-benda untuk ibadah. Ancamannya empat bulan penjara. Selain itu, pihaknya juga menjerat pelaku dengan pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman enam tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar. “Barang bukti yang diamankan berupa screenshoot yang mengunggah foto, buku majmu yang diinjak, satu hape milik HK, kursi warna merah dan karpet warna coklat,” katanya.

Sementara itu, HK mengaku aksinya tersebut untuk melakukan sumpah atas keseriusan hubungannya kepada pacarnya berinisial A. HK mengaku diminta bersumpah dengan menginjak Al-Qur’an oleh kekasihnya karena cemburu

Saat mendapatkan permintaan itu, dia mengaku khawatir, sehingga memilih buku majmu untuk diinjaknya. “Saya tidak ada maksud merendahkan kitab suci. Saya ini Islam, saya mohon maaf kepada seluruh umat muslim di seluruh dunia dengan tindakan saya yang menginjak majmu. Jadi pembelajaran bagi saya. Harus hati-hati,” katanya sambil meneteskan air mata di Mapolres Garut.

HK mengaku tak mempunyai niat untuk menghina umat Islam. “Saya hanya mau bersumpah ke A (pacarnya). Tak ada niat sedikit pun menghina muslim. Orang tua saya, anak saya dan keluarga saya semuanya muslim,” ujarnya.

HK menyebut jika A berasal dari Purwakarta dan sudah bekerja lima tahun di Qatar. “Saya ingin menikahi dia. Biar percaya, dia minta saya menginjak Al-Qur’an. Saya ikuti agar dia percaya,” katanya.

Namun hubungannya dengan A bermasalah. Hingga akhirnya A mengunggah foto dirinya saat menginjak majmu itu. “Foto itu diunggah oleh A beserta keterangannya. Dia menyebut saya kafir, tapi itu tidak benar. Saya seorang muslim,” ucapnya.

Apresiasi Tindakan Polisi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut KH Sirodjul Munir mengapresiasi tindakan kepolisian yang sudah menangkap penginjak Al-Qur’an itu. “Terus terang jadi keresahan umat Islam di Garut. Jika tak cepat ditangani, bisa semakin menyebar informasinya di media sosial,” ucapnya.

Dia mengaku mempercayai polisi dalam mengungkap kasus tersebut. Setelah ramai beredar, polisi bisa cepat menangkap pelaku. “Tindakan kepolisian ini bisa meredam situasi dan emosi masyarakat. Kami apresiasi sekali,” katanya.

Menurut dia, dengan penangkapan bisa membuka dan meluruskan informasi yang sebelumnya simpang siur di masyarakat. “Di kontennya mengaku kafir. Ternyata bukan kafir. Masyarakat bisa diberi penjelasan sesuai dengan fakta yang terungkap,” ujarnya.

Ceng Munir -sapaan akrab- mengimbau masyarakat memercayakan penanganan kasusnya ke polisi. “Jadi pembelajaran juga bagi masyarakat di masa yang akan datang. Jangan sampai kasus serupa terjadi lagi,” kata dia.

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengaku pertama menerima informasi cukup terkejut. “Saya berterima kasih karena polisi sudah melakukan langkah cepat. Pelaku sudah ditangkap dan modusnya juga sudah diketahui,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.