MUI : yang Dibakar Banser Itu Bendera Tauhid

60

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, yang dibakar Banser NU bukan bendera milik Ormas Hizbuh Tahrir Indonesia (HTI), namun bendera bertuliskan kalimat tauhid.

MUI melihat hal ini, lantaran bendera yang dibakar oleh oknum Banser itu, tidak ada tulisan HTI.

“Karena tidak ada tulisan Hizbut Tahrir Indonesia, maka kita menganggap itu kalimat tauhid, jadi memang dalam sejarah ada versi kalimatnya yang latarnya putih dan ada yang hitam.

Dua-duanya itu adalah bendera Rayah dan Liwa di zaman Rasulullah SAW,” kata Wakil Ketua MUI, Yunahar Ilyas dalam konfrensi Pers di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (23/10).

MUI juga menyatakan rasa prihatin dan menyesal atas peristiwa pembakaran Bendera yang terjadi di Limbang, Garut Jawa Barat.

Untuk itu, MUI memita oknum Banser yang terlibat segera meminta maaf dan mengakui kesalahan secara terbuka. Sebab, bendera tersebut milik ummat Islam sedunia.

“Oknum yang melakukan hal tersebut agar meminta maaf dan mengakui kesalahannya kepada umat Islam, karena ini (bendera) menjadi milik umat Islam sedunia. Saya tadi ngomong-ngomong mestinya ini organisasi kerja sama Islam atau OKI mempatenkan, sehingga di manapun menjadi milik kita bersama, tidak boleh menjadi milik partai,” ujar Yunahar.

Selain itu MUI juga meminta semua pihak untuk menahan diri, tidak terpancing oleh pihak-pihak tertentu yang mencoba memperkeruh suasana dan mengimbau semua pihak untuk menyerahkan masalah ini pada proses hukum di kepolisian.

“Kami imbau agar semua pihak menyerahkan ini ke proses hukum. Polisi juga diminta untuk bertindak cepat, adil dan profesional,” katanya.

Terakhir, MUI mengimbau kepada pimpinan ormas Islam, para kiai, ulama dan ustad agar ikut membantu mendinginkan suasana di kalangan umat Islam.

Sebelumnya beredar video berdurasi 02.05 menit di media sosial, terlihat ada seorang berbaju Banser yang membawa bendera berwarna hitam bertuliskan kalimat Tauhid.

Belasan orang diduga anggota Banser lainnya kemudian berkumpul untuk bersama-sama menyulut bendera tersebut dengan api. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.