Mulai Hari Ini Jam 18, Warga Kota Tasik Diminta Doa Bersama

2778
0

BUNGURSARI – Memaksimalkan ikhtiar spiritual menghadapi Covid-19, Pemerintah Kota Tasikmalaya menerbitkan Surat Edaran. Isinya, pemeluk agama Islam untuk melaksanakan doa dan tadarus serentak setiap Kamis di rumah masing-masing.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan menjelaskan anjuran tersebut efektif berlaku hari ini, Kamis (16/4) dan 23 April. Doa dan tadarus bersama tersebut dimulai pukul 18.00 sampai dengan selesai dipandu masing-masing Ketua DKM atau tokoh yang dituakan.

Baca juga : Lagi, 1 Pasien PDP Corona Warga Cihideung Kota Tasik Meninggal & Dimakamkan di Tamansari

“Diawali oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan tetap menerapkan standar kesehatan maksimum sesuai protokol kesehatan,” tuturnya kepada Radar, Rabu (15/4).

Bagi masyarakat non muslim, kata dia, pelaksanaan doa bersama pun berlaku sama diselenggarakan pukul 18.00 sampai dengan selesai di rumah masing-masing. “Kegiatan ini dilaksanakan serentak, dikomadoi Ketua Tim Gugus Tugas dengan melibatkan seluruh media informasi,” kata Ivan.

“Termasuk dari pengeras suara di perempatan-perempatan jalan. Semua diharapkan memanjatkan doa terhadap Allah SWT,” sambung dia.

Selain itu, hasil pertemuan antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama MUI, DMI, Perwakilan Ormas Islam, Bamag di Bale Kota pada Kamis (15/4) sore juga memutuskan selama dua pekan, mulai Jumat (17/4), masyarakat yang biasa melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk sementara melaksanakan ibadah tersebut di masjid lingkungan masing-masing.

“Bagi masjid lain yang menyelenggarakan salat Jumat, harus menerapkan standar kesehatan maksimum dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai protokol kesehatan,” kata Ivan.

Sementara bagi pemeluk agama lain, lanjut Ivan, pelaksanaan ibadah diselenggarakan dengan tidak menghadirkan jamaah dalam jumlah besar. Mereka juga harus menerapkan standar kesehatan maksimum dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

“Pelaksanaan ibadah tersebut terhitung mulai efektif pekan ini sampai dengan 28 April atau 14 hari kalender,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Harian DKM Masjid Agung KH Aminudin Bustomi MAg menuturkan doa bersama pada Kamis malam itu akan dipandu secara serempak satu komando se-Kota Tasikmalaya. Masyarakat diimbau untuk bermunajat kepada Allah SWT dengan maqro-maqro yang sudah dipersiapkan.

“Ini dilaksanakan dua kali, Kamis ini dan 23 April mendatang bagi seluruh warga kota,” tuturnya.

Baca juga : Napi Tasik yang Dirumahkan Diisukan Bawa Virus Corona, Begini Kata Ketua Manasix

Sementara terkait salat Jumat di Masjid Agung yang dialihkan ke masjid lingkungan masing-masing warga, kata KH Aminudin berlaku mulai Jumat (17/4) sampai Jumat (24/4).

Adapun untuk salat fardhu lainnya, kata KH Aminudin, masih dapat dilaksanakan di Masjid Agung. “Untuk salat Jumat saja. Kaitan salat fardhu lima waktu seperti biasa, dengan melaksanakan medical protocol,” kata pimpinan Ponpes Sulalatul Huda, Paseh, Cihideung ini. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.