Musda Golkar Kota Tasik Diundur, PK Kubu Nurul Kecewa

119
0
BERKUMPUL. Sejumlah PK dan Organisasi Golkar Kota Tasikmalaya pendukung H Nurul Awalin bersikap atas mundurnya penyelenggaraan Musda Golkar dari jadwal semula tanggal 28 Juli, di Jalan Bantar Kecamatan Bungursari, Senin (27/7). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TASIK – Mundurnya jadwal Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Tasikmalaya dari rencana awal menuai kekecewaan dari Pengurus Kecamatan (PK) dan Organisasi khususnya pendukung H Nurul Awalin.

Namun, mereka tidak akan memalingkan dukungan terhadap kandidat yang diyakini bisa membawa Golkar lebih baik tersebut.

Baca juga : Kolam di Indihiang Kota Tasik, Tempat Wanita Misterius Ngambang Airnya Disurutkan, Polisi Temukan Ini..

Seperti yang diungkapkan Ketua PK Cihideung, Nunung Revolusiana, menurut dia mundurnya jadwal sangat disesalkan.

Sebab, ketua DPD sendiri yang kala itu mengatakan bahwa Musda akan diselenggarakan pada 28 Juli (hari ini, Red).

“Kami menyesalkan kemunduran jadwal ini, sebab kami sudah bersiap diri untuk menyukseskan Musda,” keluhnya kepada Radar, Senin (27/7).

Dia mengaku khawatir saat ini kejanggalan dan manuver tidak elok mulai terlihat di lapangan, dalam kontestasi penggalangan dukungan dari Pengurus Kelurahan (PL).

Intervensi dan aksi giring-menggiring mulai dirasakan, terutama banyaknya informasi yang masuk ke PK.

“Bahkan sampai ada yang bilang itu melibatkan pihak ketiga. Kami khawatir dimundurkan jadwal ini, mereka (pihak ketiga, Red) leluasa memainkan apa yang sudah menjadi keteguhan hati kami (mendukung Nurul, Red),” kata pria yang aktif di Golkar puluhan tahun itu.

Seharusnya, kata dia, setiap kandidat bisa mengedepankan tabayun, mengedepankan kontestasi pemilihan dengan elok dan elegan. Bukan intervensi, penggiringan apalagi intimidasi.

“Kami tidak takut dipecat, kami berpegang kepada AD/ART dan juklak-juknis partai. Kalau ada isu mau menggulirkan Plt-Plt di setiap PK, kami tidak takut,” ujarnya tegas.

“Pimpinan macam apa yang mau memecat anak buah seperti kami yang puluhan tahun mengurus partai beringin. Toh masa berakhir PK itu sampai Muscam mendatang (3 bulan setelah Musda, Red),” sambung Nunung.

Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR) Kota Tasikmalaya, Hj Minar SIP menuturkan hal serupa.

Dia yang baru saja terpilih kembali di periode ketiga sebagai ketua organisasi sayap Golkar tersebut, tetap teguh mendukung H Nurul Awalin.

Bukan urusan suka atau tidak suka, pihaknya meyakini pilihannya demi kebesaran Golkar dan kemajuan ke depan, melalui tampu komando Nurul.

“Insyaallah kami tegak, lurus, solid bersama Trikarya sebagai pendiri Partai Golkar tidak akan berpaling kelain hati, tetap HNA (Haji Nurul Awalin, Red),” kata Minar.

Ia pun mengakui adanya isu yang cukup santer bahwa kursi jabatannya di organisasi tersebut bakal digeser lantaran terlalu lantang mendukung Nurul.

Baca juga : Jual Pestisida Palsu, 3 Warga Tasik Diringkus Satreskrim Garut

Dia meminta siapa pun yang melakukan langkah itu, mengusik Surat Keputusan (SK) hasil musyawarah mufakat MKGR Jawa Barat, untuk kepengurusan MKGR Kota Tasikmalaya 2020-2025, akan berurusan dengannya.

“Siapa mengusik SK, berhadapan dengan saya. Ini hasil musyawarah mufakat dan disahkan Jawa Barat,” tegasnya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.